KabarBaik.co, Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menindaklanjuti instruksi Presiden RI terkait pengendalian sampah. Salah satunya dengan menggelar karya bakti pembersihan kawasan pesisir Pantai Pancur, Taman Nasional Alas Purwo, Kamis (5/2).
Aksi itu digelar bersama dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0825/Banyuwangi, relawan, serta masyarakat sekitar sebagai upaya penguatan pengelolaan lingkungan pesisir di wilayah Banyuwangi
Dalam karya bakti tersebut, para peserta menyisir kawasan pantai yang selama ini rawan tercemar sampah kiriman dari laut. Berbagai jenis sampah, mulai plastik, kayu, hingga material lainnya dikumpulkan dan diangkut ke lokasi penampungan.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Banyuwangi, Suryono Bintang Samudra, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas lingkungan pesisir yang berkelanjutan.
“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden agar pemerintah daerah lebih aktif mengendalikan persoalan sampah di wilayah pesisir,” kata Suryono.
Ia menyebut, pengendalian sampah di kawasan pantai tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga berkaitan langsung dengan keberlanjutan sektor perikanan dan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
“Jika lingkungan laut terjaga, maka produktivitas perikanan dan pariwisata juga akan ikut terjaga,” ujarnya.
Menurut Suryono, keterlibatan TNI dan masyarakat menunjukkan bahwa penanganan persoalan lingkungan membutuhkan kerja bersama lintas sektor, tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah daerah.
“Sinergi seperti ini harus terus diperkuat agar kepedulian terhadap lingkungan menjadi budaya bersama,” pungkasnya.





