Barantin Bidik Pengembangan Pelabuhan Laut Swasta Dilengkapi IKH Ruminansia di Banyuwangi

oleh -675 Dilihat
b1e2cb7f f33a 4908 90f7 b0c3d1386387
Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Sahat Manaor Panggabean saat bertemu dengan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.

kabarbaik.co – Badan Karantina Indonesia (Barantin) membidik pengembangan pelabuhan laut swasta di Banyuwangi yang dilengkapi dengan fasilitas Instalasi Karantina Hewan (IKH) Ruminansia.

Pembangunan pelabuhan tersebut guna mendukung lalu lintas pengiriman ternak dari luar negeri ke pulau Jawa.

Guna memperlancar upaya tersebut, Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Sahat Manaor Panggabean melakukan pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Dalam pertemuan di Kantor Pemkab Banyuwangi pada 25 Januari lalu, Sahat ditemui langsung oleh Bupati Ipuk Fiestiandani.

Sahat mengatakan pengembangan pelabuhan tersebut dalam rangka mendukung program Presiden Joko Widodo untuk melakukan percepatan perekonomian nasional.

Ia mengatakan per tahunnya sekitar 180.000 ekor sapi masuk Pulau Jawa dari luar negeri.

“Sementara saat ini pemerintah hanya memiliki pelabuhan laut dengan fasilitas IKH Ruminansia tempat sandar kapal sapi di pelabuhan Cilacap,” ujar Sahat.

Sahat menjelaskan bahwa pembangunan IKH Ruminansia di pelabuhan sebagai bentuk mitigasi penyakit hewan pada saat pemasukan ke Indonesia.

Pihak swasta boleh berpartisipasi membangun fasilitas tersebut karena tidak mungkin proses pembangunan nasional hanya dilakukan menggunakan dana APBN.

Sahat juga mengapresiasi pihak swasta yang mau berkontribusi pada pembangunan sarana prasarana sistem perkarantinaan yang sesuai dan mengikuti aturan regulasi sistem perkarantinaan Indonesia.

“Pembangunan nasional akan berjalan dengan cepat jika pemerintah dan swasta dapat melakukan kolaborasi yang baik sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku,” pungkas Sahat.

Dalam kunjungan kedinasannya Kepala Barantin menyempatkan diri meninjau IKH sapi perah yang memiliki kapasitas produksi 12.000 ton perhari milik PT. Rojokoyo yang telah teregistrasi Badan Karantina Indonesia.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mendukung rencana yang diungkapan oleh Barantin.

“Pemerintah Kabupaten Banyuwangi siap mendukung upaya pembangunan pelabuhan swasta sekaligus fasilitas IKH yang dapat meningkatkan perekonomian nasional khususnya di Banyuwangi,” ungkap ipuk.(wan/kb04)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini



No More Posts Available.

No more pages to load.