KabarBaik.co, Pasuruan –Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pasuruan meluncurkan program terbaru mereka, MOOC Literasi Demokrasi, sebagai bagian dari inovasi untuk memperkuat literasi digital masyarakat, khususnya dalam pengawasan Pemilu. Peluncuran ini diadakan pada Selasa (24/2) di Ruang PPID Bawaslu Kota Pasuruan.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai perwakilan organisasi kemahasiswaan di Kota Pasuruan, seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas PGRI Wiranegara (Uniwara), BEM Universitas Merdeka (Unmer), dan sejumlah organisasi ekstra kampus mahasiswa lainnya.
MOOC Literasi Demokrasi merupakan langkah maju dalam pendidikan berbasis digital, dirancang khusus untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, terutama kalangan generasi muda, tentang pentingnya pengawasan Pemilu, pencegahan pelanggaran, penanganan sengketa, dan keterbukaan informasi publik melalui PPID dan JDIH Bawaslu.
Ketua Bawaslu Kota Pasuruan Vita Suci Rahayu, menekankan bahwa MOOC ini tidak hanya sebagai media pembelajaran, tetapi juga sebagai sarana interaktif yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat luas. Platform ini menawarkan berbagai materi edukatif berupa video pembelajaran, studi kasus, evaluasi, serta tugas simulasi yang mencakup permohonan informasi publik dan penanganan laporan pelanggaran.
“Di era informasi yang berkembang pesat seperti sekarang, digitalisasi pendidikan demokrasi menjadi sangat penting. Melalui MOOC ini, kami ingin mendorong mahasiswa untuk menjadi agen perubahan yang tidak hanya memahami pengawasan Pemilu, tetapi juga berpartisipasi aktif di dalamnya,” ujar Vita.
Selain seremonial, acara ini juga mencakup sesi uji coba langsung platform MOOC. Para peserta diberi kesempatan untuk mencoba berbagai fitur pembelajaran, memahami alur materi, serta berdiskusi mengenai pentingnya penguatan literasi digital dalam pengawasan Pemilu.
Dengan pendekatan kolaboratif ini, Bawaslu Kota Pasuruan berharap organisasi kemahasiswaan dapat menjadi mitra strategis dalam menyebarluaskan pengetahuan mengenai demokrasi kepada anggotanya masing-masing.
“Melalui platform ini, mahasiswa akan terlibat langsung dalam proses pemilu, yang tentunya akan sangat bermanfaat untuk demokrasi kita,” tambah Vita.
Peluncuran MOOC Literasi Demokrasi ini adalah wujud nyata komitmen Bawaslu Kota Pasuruan dalam menghadirkan inovasi yang relevan dengan perkembangan teknologi, sekaligus memenuhi kebutuhan generasi muda dalam memahami dan mengawal proses Pemilu secara partisipatif.(*)






