KabarBaik.co, Jombang – Kebutuhan listrik di Jombang diprediksi meningkat selama momen Idul Fitri 1447 Hijriah. Tingginya aktivitas masyarakat, mulai dari ibadah hingga penggunaan peralatan rumah tangga, menjadi pemicu utama lonjakan konsumsi energi.
Mengantisipasi kondisi tersebut, PT PLN (Persero) UP3 Mojokerto memastikan kesiapan sistem kelistrikan agar pasokan tetap andal selama periode Lebaran.
Manajer PLN UP3 Mojokerto, Muhammad Syafdinnur, mengatakan secara umum sistem kelistrikan berada dalam kondisi aman dengan cadangan daya yang mencukupi.
“Secara umum sistem dalam kondisi aman. Kami juga telah melakukan pemeliharaan preventif serta membatasi pekerjaan yang berpotensi menimbulkan gangguan,” ujar Syafdinnur, Rabu (18/3).
Ia menjelaskan daya mampu sistem kelistrikan di wilayah Jombang mencapai 240 MVA yang disuplai dari lima gardu induk, yakni GI Jombang, GI Mojoagung, GI Ploso, GI Jatigedong, dan GI Ngimbang.
Sementara itu, beban puncak harian di wilayah kerja UP3 Mojokerto tercatat berkisar antara 617 hingga 629 MVA.
“Dengan kondisi tersebut, kapasitas listrik dinilai masih mencukupi untuk menghadapi lonjakan saat Lebaran,” ungkapnya.
Meski demikian, PLN tetap mewaspadai potensi peningkatan konsumsi listrik, terutama pada malam takbiran hingga hari pertama Idul Fitri, saat penggunaan listrik meningkat secara bersamaan.
Sebagai langkah antisipasi, PLN menetapkan masa siaga mulai 14 hingga 29 Maret 2026. Selama periode tersebut, disiapkan 11 posko siaga yang didukung 143 pegawai serta 371 tenaga alih daya.
Selain itu, tim khusus Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) juga disiagakan untuk menangani gangguan tanpa harus memadamkan aliran listrik.
PLN juga melakukan inspeksi jaringan secara berkala, patroli malam, serta pengamanan di sejumlah titik prioritas seperti masjid dan pusat kegiatan masyarakat.
Untuk meminimalisir risiko gangguan, pekerjaan pemeliharaan yang berpotensi menyebabkan pemadaman turut dibatasi, kecuali dalam kondisi darurat.
PLN berharap berbagai langkah tersebut dapat memastikan kebutuhan listrik masyarakat selama Lebaran tetap terpenuhi tanpa kendala.
Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk menggunakan listrik secara bijak, terutama saat beban puncak, agar pasokan tetap stabil selama perayaan Idul Fitri. (*)






