KabarBaik.co, Surabaya – Belasan siswa dari SD Pancasila dan SD Tembok Dukuh, Surabaya, dilaporkan mengalami gejala keracunan makanan setelah menyantap hidangan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (11/5).
Para korban langsung dilarikan ke Puskesmas Tembok Dukuh untuk mendapatkan penanganan medis, akibat banyaknya korban, pihak Puskesmas langsung merujuk ke Rumah Sakit Ibu dan Anak.
Berdasarkan keterangan salah satu petugas puskesmas yang enggan disebutkan namanya, gejala mual dan pusing tidak hanya menimpa belasan siswa, tetapi juga dialami oleh beberapa guru. Akibat kondisi yang membutuhkan penanganan intensif, sebagian siswa kini telah dirujuk ke RS IBI.Insiden ini memicu kepanikan luar biasa di kalangan wali murid.
Hingga berita ini diturunkan, tim Dinkes Surabaya masih melakukan pendataan di lapangan. Jumlah pasti korban yang terdampak serta penyebab utama dari dugaan keracunan massal ini masih dalam proses penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.(*)







