Berangkat Cari Ikan, Warga Bojonegoro Ditemukan Meninggal Tenggelam di Bengawan Solo

oleh -129 Dilihat
IMG 20260312 WA0054
Tim SAR mengevakuasi jasad korban di Bengawan Solo Bojonegoro. (Foto: Shohibul Umam)

KabarBaik.co, Bojonegoro – Seorang pria bernama Djuwadi (42), warga Dusun Dukoh Lor RT 013 RW 007, Desa Dukoh Lor, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo wilayah Desa Purwosari, Kecamatan Purwosari, Rabu (11/3). Korban baru ditemukan setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian di sungai Bengawan Solo dalam keadaan telah meninggal dunia.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bojonegoro, Ristony Eka Putra, menjelaskan peristiwa tersebut bermula saat korban berangkat mencari ikan di Bengawan Solo sekitar pukul 07.00 WIB. Menurut keterangan dua saksi mata, Widodo dan Arifin yang merupakan penambang perahu di lokasi tersebut, korban diketahui mencari ikan menggunakan perahu kayu dengan metode setrum listrik.

“Sekitar pukul 07.00 WIB saksi melihat korban berangkat mencari ikan di sungai. Namun sekitar pukul 08.00 WIB korban sudah tidak terlihat lagi,” ujar Ristony, Kamis (12/3).

Saksi kemudian hanya menemukan perahu kayu milik korban di aliran Sungai Bengawan Solo wilayah Desa Purwosari. Peralatan setrum listrik milik korban juga ditemukan masih menyala, sementara korban tidak berada di lokasi.

Informasi kejadian tersebut diterima BPBD Bojonegoro pada pukul 14.17 WIB. Setelah menerima laporan, tim SAR BPBD langsung diberangkatkan menuju lokasi sekitar pukul 15.00 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 15.30 WIB. Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian dengan menyisir area sekitar lokasi kejadian menggunakan dua perahu karet.

“Pencarian dilakukan dengan metode manuver di sekitar lokasi kejadian oleh tim SAR gabungan,” kata Ristony.

Korban diketahui memiliki ciri-ciri wajah oval, berkulit sawo matang, mengenakan kaos panjang berwarna biru dan celana pendek warna navy saat terakhir terlihat. Setelah melakukan penyisiran dengan radius 6 kilo meter dari titik ditemukannya perahu, korban akhirnya ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia.

“Alhamdulilah korban telah ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB tadi, dan langsung kami serahkan ke pihak berwenang untuk dilakukan otopsi dan kemudian diserahkan ke pihak keluarga,” pungkas Ristony. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.