KabarBaik.co, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember menggelar penyambutan resmi bagi skuat dan pendukung Persid di Pendopo Wahyawibawagraha pada Sabtu (7/2) petang. Acara ini merupakan bentuk apresiasi atas keberhasilan tim berjuluk Macan Raung tersebut menjuarai Grup NN dan memastikan tiket menuju Liga 4 Nasional.
Keberhasilan bersejarah ini dikunci setelah Persid menutup laga terakhir dengan hasil imbang melawan Persepam Pamekasan di Lapangan Gelora Bung Sumardji, Nganjuk, Jumat (6/2/). Dengan total raihan tujuh poin, Persid resmi mencatatkan babak baru dalam peta sepak bola Jember.
Bupati Jember Muhammad Fawait mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas kembalinya taring Persid di kancah regional.
“Hari ini Persid benar-benar bangkit. Terima kasih kepada yayasan, manajer, pelatih, pemain, dan seluruh suporter yang setia mendampingi hingga titik ini. Ini bukan sekadar hasil pertandingan, tapi penanda kebangkitan sepak bola Jember,” ujar Gus Fawait.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan kebijakan strategis bagi para penggawa Persid. Salah satu yang paling dinanti adalah prioritas beasiswa kuliah bagi para pemain yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi.
Menatap persaingan yang lebih ketat, Gus Fawait memberikan restu penuh terhadap rencana Yayasan Persid untuk bertransformasi menjadi Perseroan Terbatas (PT). Langkah ini merupakan syarat mutlak agar klub bisa berlaga di level profesional yang lebih tinggi.
“Saya merestui transformasi menjadi PT agar Persid bisa melangkah mantap dari Liga 4 menuju Liga 3 dan seterusnya. Ini adalah bentuk pengabdian dan pembuktian bagi siapa pun yang meragukan semangat anak muda Jember,” tegasnya.
Ketua Yayasan Persid Jember Baru Jember Maju Ardi Pujo Prabowo menyebut dukungan Bupati sebagai motor utama keberhasilan tim. Ia menegaskan bahwa Persid kini fokus pada kemandirian klub dan pembinaan talenta lokal.
“Kami ingin mandiri dan mencetak pemain asli Jember yang membanggakan. Dukungan penuh dari Gus Bupati sangat krusial dalam perjalanan kami mencapai titik ini,” pungkas Ardi.(*)






