KabarBaik.co, Jombang – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa di halaman Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang saat keluarga besar DLH menggelar kegiatan silaturahmi dan halal bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan ini diikuti seluruh karyawan dan karyawati DLH Jombang, termasuk anggota Dharma Wanita.
Kepala DLH Jombang Miftahul Ulum menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh keluarga besar DLH. Ia berharap momentum Lebaran ini menjadi awal yang baik untuk memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan semangat kerja.
“Momentum Idul Fitri ini semoga menjadi awal yang baik untuk memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan semangat dalam bekerja,” ujarnya, Sabtu (28/3).
Tak sekadar menjadi ajang silaturahmi, kegiatan halalbihalal ini juga dimanfaatkan sebagai ruang evaluasi internal. Dalam arahannya, Miftahul Ulum menyoroti tiga hal penting yang harus menjadi perhatian seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan DLH Jombang.
Tiga poin tersebut yakni kedisiplinan absensi, peningkatan kinerja, dan tertib pelaporan.
Ia menegaskan absensi harus tetap dilakukan dalam kondisi apa pun sebagai bentuk tanggung jawab pegawai terhadap tugas dan kewajibannya. Selain itu, seluruh ASN juga diminta terus meningkatkan kinerja secara profesional sesuai target yang telah ditetapkan.
Tak kalah penting, pelaporan kegiatan juga harus dilakukan secara tertib, akurat, dan tepat waktu agar mendukung akuntabilitas instansi.
“Pelaporan kegiatan juga harus dilakukan secara tertib, akurat, dan tepat waktu agar mendukung akuntabilitas instansi,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, DLH Jombang juga memberikan cendera mata kepada Prapto Husodo, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas.
“Pemberian penghargaan itu menjadi bentuk penghormatan sekaligus motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi instansi,” pungkasnya.
Melalui kegiatan halalbihalal ini, DLH Jombang berharap semangat kebersamaan, kekeluargaan, dan saling memaafkan tetap terjaga di lingkungan kerja. (*)






