Bhayangkara Presisi Terlalu Tangguh, Garuda Jaya Tumbang 0-3 di Bojonegoro

oleh -72 Dilihat
Pertandingan Garuda Jaya vs Bhayangkara Presisi di GOR Utama Bojonegoro. (Foto: Shohibul Umam)

KabarBaik.co, Bojonegoro – Juara bertahan putra Jakarta Bhayangkara Presisi kembali menunjukkan kelasnya. Menghadapi Jakarta Garuda Jaya pada lanjutan putaran kedua Proliga 2026, Bhayangkara tampil dominan dan menang telak 3-0 (25-17, 25-19, 25-16) di GOR Utama Bojonegoro, Sabtu (14/2) malam.

Kemenangan ini terasa istimewa. Pelatih Bhayangkara Presisi, Reidel Toiran, melakukan rotasi besar dengan menurunkan mayoritas pemain pelapis. Sebaliknya, Garuda Jaya tampil dengan kekuatan penuh. Namun, perbedaan pengalaman dan kematangan tetap menjadi pembeda.

Sejak set pertama, Bhayangkara langsung tancap gas melalui performa solid Alvin Daniel dan kolega. Mereka mendominasi perolehan angka hingga unggul 18-14. Meski anak asuh Nur Widayanto berusaha mendekat, Bhayangkara tetap tenang di fase krusial dan mengunci set pembuka dengan skor 25-17.

Memasuki set kedua, Garuda Jaya sempat memberi perlawanan. Duel berlangsung ketat di awal set, bahkan Garuda Jaya unggul tipis 8-7. Namun tekanan konsisten dari Bhayangkara membalikkan keadaan menjadi 13-10. Pertahanan rapat dan serangan terorganisir membuat juara bertahan kembali menjauh hingga 23-18 sebelum menutup set kedua 25-19.

Pada set ketiga, pertandingan sempat memanas. Kedua tim saling kejar angka sejak 10-10 hingga 12-12, bahkan Garuda Jaya sempat memimpin 10-8. Namun Bhayangkara kembali menemukan ritme permainan. Serangan yang lebih efektif membuat mereka melesat 18-14 dan akhirnya menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 25-16.

Keputusan Reidel Toiran menurunkan pemain pelapis terbukti tepat. Selain menjaga kebugaran tim inti, langkah ini memberi tambahan jam terbang bagi para pemain muda Bhayangkara. “Kami sudah mempersiapkan tim ini sejak lama. Kemenangan hari ini cukup wajar,” ujar Reidel Toiran usai pertandingan.

Sementara itu, pelatih Garuda Jaya, Nur Widayanto, mengakui anak asuhnya masih belum stabil dalam menghadapi tekanan. “Pemain kami terdiri dari pemain-pemain muda, dan selalu tidak stabil,” katanya.

Hal senada disampaikan Fauzan Nibras. “Ya itulah kami, semua pemain muda yang kadang bermain tidak stabil,” ujarnya. Di kubu pemenang, Rizal menyebut kemenangan ini menjadi suntikan motivasi tambahan. “Kemenangan hari ini tentu memacu semangat kami untuk berprestasi lebih jauh bersama Bhayangkara Presisi,” ucapnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.