Bhayangkari Lombok Utara Panen 750 Liter Eco Enzyme, Dorong Pertanian Ramah Lingkungan

oleh -72 Dilihat
Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara Ny. Heny Agus Purwanta bersama anggota Bhayangkari Lombok Utara. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Lombok Utara – Bhayangkari Cabang Lombok Utara memanen sebanyak 750 liter eco enzyme konsentrat (setara 750 ribu liter bahan pupuk alami) hasil pengolahan limbah organik yang diproduksi selama tiga bulan terakhir.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Pengolahan Limbah Organik yang digagas Ketua Bhayangkari Pusat, Julianti Sigit Prabowo.

Panen eco enzyme digelar di Gedung Aula Sarja Arya Racana Polres Lombok Utara, Sabtu (21/2), dipimpin langsung Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara Ny. Heny Agus Purwanta.

Ny. Heny menjelaskan, produksi eco enzyme di Lombok Utara merupakan tindak lanjut dari gerakan serentak nasional yang pada 28 November 2025 berhasil meraih rekor MURI pembuatan eco enzyme terbanyak, melibatkan 59.800 anggota Bhayangkari dari seluruh Indonesia.

“Di Lombok Utara, sebanyak 150 anggota Bhayangkari berhasil memproduksi 750 biang eco enzyme. Setelah difermentasi selama tiga bulan, kini berkembang menjadi 750 liter eco enzyme, yang setara dengan 750 ribu liter bahan pupuk alami setelah proses pengenceran,” ujarnya.

Ia menegaskan, gerakan tersebut tidak hanya menyasar persoalan limbah rumah tangga, tetapi juga diarahkan untuk mendukung sektor pertanian dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Sebagian hasil eco enzyme akan didistribusikan kepada kelompok tani di setiap desa melalui program Gowes Kamtibmas yang diinisiasi Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta.

Program ini diharapkan mampu membantu petani meningkatkan kesuburan tanah, menekan biaya produksi, serta mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Langkah ini sekaligus mendukung program ketahanan pangan Presiden RI Prabowo Subianto.

“Eco enzyme ini dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair, pestisida alami, hingga pengurai limbah. Kami berharap manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya kelompok tani,” katanya.

Ny. Heny menambahkan, Bhayangkari berkomitmen menjadikan pengolahan limbah organik sebagai gerakan berkelanjutan berbasis keluarga dan komunitas. Dengan pendekatan tersebut, program eco enzyme diharapkan memberi dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan secara simultan.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.