Bikin Ngakak! Lomba Ngomel Bojo Warnai HUT ke-81 RI, Istri Sindir Suami yang Kebanyakan Main Burung dan Ngopi

oleh -156 Dilihat
Lomba Ngomel Bojo di Sekarkurung, Gresik.
Lomba Ngomel Bojo di Sekarkurung, Gresik. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Gresik – Omelan kepada suami biasanya menjadi bagian dari kehidupan rumah tangga. Namun, di Perumahan Green Hill, Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Gresik, omelan justru disulap menjadi perlombaan untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Warga RT 05 RW 04 menggelar Lomba Ngomel Bojo di halaman RT setempat, Minggu (16/8) malam. Dalam lomba itu, ibu-ibu bergantian menyampaikan “omelan” kepada suami dengan gaya dan kreativitas masing-masing.

Berbagai kebiasaan suami yang dianggap mengganggu keseimbangan rumah tangga pun menjadi bahan sindiran. Mulai dari terlalu sering nongkrong, gemar ngopi, hingga asyik bermain burung.

Sekretaris RW setempat, Nur Sholeh, mengatakan Lomba Ngomel Bojo baru pertama kali digelar. Pada awalnya, sejumlah ibu-ibu sempat malu dan takut tampil.

Namun, setelah dikemas sebagai hiburan dalam rangkaian malam tasyakuran HUT ke-81 Kemerdekaan RI, warga mulai antusias mengikuti lomba tersebut.

“Ini memang baru pertama kali digelar. Memang karena perdana, ada yang malu atau takut ikut. Lomba ini untuk hiburan sekaligus menyampaikan keresahan ibu-ibu,” katanya kepada awak media, Senin (17/8).

Menurut Nur Sholeh, materi omelan yang disampaikan peserta sebenarnya dekat dengan kehidupan sehari-hari. Para istri menyoroti kebiasaan suami yang terlalu banyak menghabiskan waktu untuk hobi maupun berkumpul bersama teman.

Peserta diberi kebebasan menyampaikan omelan sekreatif mungkin. Meski demikian, penampilan mereka tidak sekadar ditujukan untuk mengundang tawa.

Ada pesan yang ingin disampaikan, yakni pentingnya suami membagi waktu antara hobi, pertemanan, dan keluarga.

“Ngopinya secukupnya, main burungnya juga secukupnya. Intinya jangan sampai hobi membuat keluarga terabaikan. Intinya lomba ini aspirasi dari keresahan para ibu-ibu,” ujarnya.

Nur Sholeh mengatakan keresahan para ibu tersebut tidak semestinya hanya dianggap sebagai bahan candaan. Menurut dia, persoalan komunikasi, ekonomi hingga pertengkaran dalam rumah tangga dapat berkembang menjadi masalah serius jika tidak dibicarakan dengan baik.

Karena itu, warga memilih menyampaikan pesan tersebut melalui cara yang santai dan menghibur. Harapannya, para suami bisa lebih memperhatikan keluarga dan mengatur waktu dengan baik.

“Kegiatan berlangsung meriah, karena satu rangkaian dengan malam tasyakuran kemerdekaan. Selain ibu-ibu, rangkaian perayaan kemerdekaan di lingkungan tersebut juga melibatkan anak-anak, pemuda, dan bapak-bapak,” tuturnya.

Untuk menambah semarak perlombaan, panitia menyiapkan hadiah uang tunai dengan total mencapai Rp 1 juta.

Bagi warga, hadiah bukan satu-satunya tujuan. Di balik aksi ibu-ibu “ngomel” di atas panggung, terdapat pesan tentang pentingnya komunikasi dalam menjaga keharmonisan rumah tangga.

“Harapannya bukan hanya lucu-lucuan. Ada pesan yang ingin disampaikan. Kalau ada masalah dalam rumah tangga, sebaiknya dibicarakan. Hobi boleh, kumpul dengan teman boleh, tetapi keluarga jangan sampai dilupakan,” pungkasnya.

Lomba Ngomel Bojo akhirnya menjadi salah satu warna dalam perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Perumahan Green Hill. Omelan yang biasanya menjadi bagian dari dinamika rumah tangga, untuk sementara waktu justru berubah menjadi hiburan sekaligus pengingat agar pasangan tidak lupa membagi waktu untuk keluarga.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.