KabarBaik.co, Mataram – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (Bizam) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Nusa Tenggara Barat selama tiga hari berturut-turut, mulai 21 hingga 23 Mei 2026.
BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi melanda sejumlah wilayah di NTB dan berisiko memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang.
Pada Kamis (21/5), wilayah yang masuk kategori waspada hujan sedang hingga lebat meliputi Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Timur, Sumbawa, Dompu, dan Kabupaten Bima.
Selain hujan lebat, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang yang berpotensi terjadi di wilayah Bima, Dompu, dan Kota Bima.
Sementara pada Jumat (22/5), potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan masih terjadi di Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur, dan Kabupaten Sumbawa.
Kondisi cuaca serupa kembali diprediksi berlanjut pada Sabtu (23/5). BMKG mencatat Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur, dan Kabupaten Sumbawa masih berada dalam status waspada hujan sedang hingga lebat.
Meski belum ada wilayah di NTB yang masuk kategori siaga maupun awas untuk hujan sangat lebat hingga ekstrem, BMKG meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca buruk yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Dalam imbauannya, BMKG meminta masyarakat berhati-hati terhadap potensi banjir, banjir bandang, tanah longsor, genangan air, angin kencang, kilat atau petir, berkurangnya jarak pandang, baliho roboh, serta pohon tumbang.
BMKG juga mengingatkan pengguna jasa transportasi laut, nelayan, pelaku wisata bahari, dan masyarakat pesisir agar mewaspadai potensi gelombang tinggi yang diperkirakan mencapai dua meter atau lebih di sejumlah perairan NTB.
Masyarakat diminta terus memantau perkembangan informasi cuaca resmi dari BMKG dan mengurangi aktivitas di wilayah rawan bencana saat cuaca memburuk.(*)







