KabarBaik.co, Pasuruan – Pencegahan penyalahgunaan narkoba tahun ini terus ditingkatkan oleh BNN Kabupaten Pasuruan. Apalagi, pada tahun lalu ditemukan puluhan siswa positif menggunakan narkoba.
Temuan ini muncul saat BNN Kabupaten Pasuruan melakukan sosialisasi dan tes urine kepada siswa tingkat SMA sederajat yang ada di Pasuruan. Dalam kegiatan itu setiap sekolah hanya diambil sampel 60 siswa secara acak untuk menjalani tes urine.
Kepala BNNK Pasuruan Masduki mengatakan, proses sampling dilakukan setelah berkoordinasi dengan guru bimbingan konseling (BK) di masing-masing sekolah. Kegiatan tersebut untuk mendeteksi siswa potensi atau kerentanan terhadap penyalahgunaan narkoba.
“Setiap sekolah dipilih sekitar 60 siswa untuk tes urine. Dari hasil pemeriksaan itu ditemukan 35 pelajar positif narkotika,” ujar Masduki.
Meski demikian, para pelajar yang positif tidak diproses secara hukum. Mereka akan menjalani pembinaan serta perawatan oleh BNNK Pasuruan. “Puluhan pelajar ini terdiri atas laki-laki dan perempuan, namun mayoritas laki-laki. Mereka menjalani rawat jalan,” jelasnya.
Dari hasil pendalaman, lanjut Masduki, sebagian besar pelajar diduga mengonsumsi narkoba karena pengaruh lingkungan. Terutama menggunakan narkoba karena ajakan teman maupun penasaran.
Masduki menilai, temuan ini menjadi peringatan bagi dunia pendidikan karena penyalahgunaan narkoba telah menyasar kalangan pelaja. Dia mendorong adanya sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, dan berbagai pihak untuk memperkuat upaya pencegahan.
“Harus ada kerja sama semua pihak dan seluruh pemangku kebijakan. Sosialisasi tentang bahaya narkotika perlu terus dilakukan dengan melibatkan sekolah dan para siswa,” pungkasnya. (*)








