Bocah 14 Tahun Diduga Hanyut di Irigasi Desa Druju Kabupaten Malang, Tim Gabungan Sisir Hingga Sungai Lesti

oleh -128 Dilihat
Petugas melakukan penyisiran pencarian korban yang diduga hanyut di saluran irigasi. (Foto: Istimewa)

KabarBaik.co, Malang – Seorang bocah berusia 14 tahun dilaporkan diduga hanyut di saluran irigasi persawahan Desa Druju RT 02 RW 01, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Selasa (17/2) siang. Hingga Rabu (18/2), korban masih dalam pencarian tim gabungan.

Korban diketahui berinisial OPR (14), siswa kelas 7 SMP swasta di Sumbermanjing Wetan. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.45 WIB saat hujan lebat mengguyur wilayah setempat.

Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinanjar mengatakan, korban saat itu bermain di saluran irigasi bersama tiga temannya. “Korban tengah bermain di atas irigasi sekitar pukul 13.45. Karena hujan lebat dan arus air irigasi naik dan cukup deras, korban tiba-tiba terseret arus saluran irigasi saat bermain,” ujarnya, Rabu (18/2).

Tiga rekan korban sempat berupaya mencari, namun derasnya arus membuat korban tidak ditemukan. Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada keluarga dan diteruskan ke petugas. Polisi bersama tim gabungan langsung melakukan penyisiran saluran irigasi hingga mengarah ke Sungai Lesti.

“Kami tengah melakukan penyisiran saluran irigasi hingga mengarah ke Sungai Lesti. Hingga saat ini korban masih belum ditemukan,” tambah Bambang.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya menerima laporan dan segera berkoordinasi dengan unsur terkait.

“Diduga seorang anak hanyut di irigasi sungai Desa Druju. Kami menerima laporan dan langsung berkoordinasi dengan pihak terkait,” ujar Sadono. Ia menjelaskan, berdasarkan informasi awal, korban berada di aliran irigasi sementara tiga temannya berada di bagian atas saluran. Arus deras akibat hujan lebat diduga menyeret korban.

Mengetahui kejadian tersebut, salah satu teman korban yang juga adiknya berlari meminta bantuan warga sekitar.
Tim BPBD Kabupaten Malang bersama Basarnas Unit SAR Malang, Malang Selatan Rescue (MSR), TNI-Polri, relawan kebencanaan, dan warga setempat melakukan pencarian sejak Selasa sore hingga Rabu pagi.

Penyisiran dilakukan dengan menelusuri saluran drainase hingga muaranya di Sungai Lesti. Selain pencarian dari darat di sepanjang tepian sungai, tim juga menggunakan perahu untuk menyisir aliran sungai.

Informasi yang dihimpun, proses pencarian dipimpin oleh Basarnas Kantor Surabaya melalui Unit SAR Malang. Puluhan personel dikerahkan dalam upaya menemukan korban. “Hingga saat ini kami masih melakukan penelusuran di sepanjang aliran sungai,” tandasnya.

Petugas mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras, dan tidak bermain di sekitar saluran irigasi maupun sungai karena arus air dapat meningkat secara tiba-tiba dan membahayakan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.