Bogasari Gandeng SMKN 3 Kediri untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan Jurusan Kuliner

oleh -304 Dilihat
Program Bogasari Mengajar dengan SMKN 3 Kediri (Istimewa)

KabarBaik.co – PT Indofood Sukses Makmur Tbk Divisi Bogasari Flour Mills Surabaya kembali mempertegas komitmennya mendukung peningkatan mutu pendidikan di Jawa Timur. Melalui program Bogasari Mengajar, perusahaan tepung terigu terbesar di Indonesia itu resmi menandatangani kerja sama dengan SMKN 3 Kediri.

Penandatanganan MoU berlangsung Kamis (2/10) Gedung Bromo, pabrik Bogasari Surabaya. Dokumen kerja sama tersebut ditandatangani langsung oleh Vice President Operations Bogasari Surabaya, Adi Witono, bersama Kepala Sekolah SMKN 3 Kediri Salam Supriyanto berlaku selama setahun, mulai 1 Oktober 2025 hingga 30 September 2026.

“Ini merupakan wujud komitmen Bogasari yang tidak hanya menghasilkan tepung terigu berkualitas, tapi juga mendukung peningkatan mutu pendidikan, khususnya di tingkat SMK yang memiliki jurusan kuliner atau tata boga,” ungkap Adi Witono dalam siaran pers, Jumat (3/10/2025).

Bogasari Surabaya yang berdiri sejak 1972 menjadi pabrik kedua setelah Jakarta. Sepanjang 53 tahun perjalanannya, Bogasari tak hanya berfokus pada bisnis, namun juga aktif menjalankan program CSR Bogasari Mengajar.

Program ini memberikan kesempatan bagi siswa dan guru untuk terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari praktik kerja lapangan, pelatihan di Bogasari Baking Center (BBC), hingga sesi praktisi mengajar.

“Pengalaman ilmu terapan di dunia industri 4.0 dan kewirausahaan di sektor makanan adalah hal yang ingin kami bagi, agar kompetensi dan daya saing siswa SMK maupun mahasiswa bisa meningkat, bahkan membuka peluang usaha,” tambah Adi Witono.

Acara penandatanganan MoU turut menghadirkan 9 guru dan 20 siswa kelas XI Jurusan Kuliner SMKN 3 Kediri. Mereka diajak menyaksikan langsung proses produksi terigu di pabrik, pengadaan gandum di Jetty dan Silo, serta mengikuti cooking class di BBC dengan resep Lemon Cheese Cotton Roll Cake bersama tiga baker profesional, Hadi, Winarno, dan Rivan.

Menurut Kepala Sekolah SMKN 3 Kediri Salam Supriyanto kerja sama ini merupakan momentum berharga. Apalagi SMKN 3 Kediri baru saja ditetapkan sebagai sekolah penyelenggara kurikulum TEFA (Teaching Factory) yang mensyaratkan adanya mitra industri.

“Alhamdulillah, kami sangat senang bisa menjalin kerja sama formal dengan Bogasari. Ini kesempatan berharga karena didukung oleh industri tepung terigu pertama dan terbesar di Indonesia. Semoga kualitas dan kuantitas produk TEFA sekolah kami semakin meningkat, mulai dari aneka roti hingga kue kering,” ucap Salam Supriyanto.

Selama masa MoU, sejumlah program akan dijalankan, antara lain validasi kurikulum berbasis Project Based Learning, magang guru, praktik kerja lapangan, pengadaan guru tamu, serta kunjungan industri. Target utamanya adalah penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri, peningkatan kompetensi guru, serta penguatan jiwa entrepreneur siswa.

Sebagai informasi, SMKN 3 Kediri memiliki empat jurusan yakni kuliner (420 siswa), kecantikan (216 siswa), busana (315 siswa), dan desain komunikasi visual (210 siswa). Jurusan kuliner menjadi jurusan terbanyak sekaligus andalan sekolah, yang bahkan sudah dipercaya memasok makanan untuk koperasi serta mitra program gizi anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Kediri.

“Dengan kerja sama ini, kami optimistis bisa semakin berkembang, tidak hanya dalam penguatan keterampilan kuliner siswa, tapi juga dalam mendukung program gizi anak di Kediri,” pungkas Salam. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Muhamad Dastian Yusuf
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.