BPBD Kabupaten Malang Pastikan Jenazah di Bendungan Sengguruh Adalah Remaja yang Dilaporkan Hanyut

oleh -83 Dilihat
Evakuasi jenazah di Bendungan Sengguruh, Kabupaten Malang. (Foto: BPBD Kabupaten Malang)

KabarBaik.co, Malang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang memastikan jenazah yang ditemukan tersangkut penyekat eceng gondok di Bendungan Sengguruh, Jumat (20/2), merupakan remaja yang sebelumnya dilaporkan hanyut di wilayah Sumbermanjing Wetan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan mengatakan, pihaknya menerima laporan penemuan jenazah dari petugas PJT I sekitar pukul 13.41 WIB. “Petugas PJT I menginformasikan adanya jenazah yang tersangkut di penyekat eceng gondok. Mereka kemudian meminta bantuan BPBD Kabupaten Malang untuk proses evakuasi,” ujar Sadono, Sabtu (21/2).

Mendapat laporan tersebut, tim BPBD langsung menuju lokasi di aliran Sungai Lesti yang masuk wilayah Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, untuk melakukan evakuasi. “Kami segera ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi jenazah. Proses evakuasi berjalan lancar meski posisi korban berada di antara tumpukan eceng gondok,” jelasnya.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa ke RSUD Kanjuruhan untuk dilakukan visum dan proses identifikasi. Hasilnya, korban diketahui bernama Ockta Puji Raharjo (14), remaja asal Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe).

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang sejak Selasa (17/2) sekitar pukul 13.45 WIB. Saat itu, ia tengah bermain bersama adik dan teman-temannya di tepi saluran irigasi Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Korban diduga terseret arus saluran irigasi yang cukup deras hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Bendungan Sengguruh. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.