KabarBaik.co – Gerombolan pesilat di Kabupaten Gresik kembali berulah. Mereka mengeroyok seorang pemuda di Desa/Kecamatan Balongpanggang. Dua orang otak pelaku telah diamankan.
Pengeroyokan itu menimpa MDA, 27 tahun, warga Desa Ngembung, Kecamatan Cerme, Gresik pada 1 Desember kemarin.
Kebrutalan gerombolan pesilat mengakibatkan korban luka-luka hingga mendapat perawatan intensif.
Kanit Resmob Satreskrim Polres Gresik Iptu Eriq Panca Nur Patria, menjelaskan bahwa pihaknya berhasil mengamankan dua orang pesilat berinisial AR dan ZK.
Keduanya berperan sebagai otak pelaku atas aksi pengeroyokan yang menimpa MDA awal Desember lalu.
“Kedua tersangka sengaja menghentikan motor korban. Yang saat itu sedang menuju perjalanan pulang,” ungkapnya kepada awak media, Rabu (18/12).
Kondisi tersebut membuat korban hilang kendali dan terjatuh dari motor lalu terjatuh.
Kemudian, para tersangka beserta rekan-rekannya langsung melakukan penganiayaan kepada korban.
“Sempat memukul korban mengunakan batu. Hingga membuat korban tidak sadarkan diri,” jelasnya.
Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka robek pada bagian bibir atas hingga mendapatkan perawatan intensif.
Selain mengamankan dua otak pelaku, pihaknya kini memburu empat pelaku lainnya yang terlibat mengeroyok korban. Identitasnya sudah dikantongi kepolisian. (*)








