Budidaya Kumis Kucing, Anggota TNI AL di Sidoarjo Ciptakan Lapangan Kerja

oleh -126 Dilihat
Herwanto saat menunjukkan pengolahan daun kumis kucing. (Foto: Achmad Adi Nurcahya)
Herwanto saat menunjukkan pengolahan daun kumis kucing. (Foto: Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Berawal dari kepedulian terhadap kesehatan, Herwanto, 47, warga Desa Wonokupang, Kecamatan Balongbendo, justru berhasil membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar melalui budidaya kumis kucing. Anggota TNI AL aktif yang bertugas sebagai tenaga kesehatan kapal selam Ujung, Surabaya, ini menekuni budidaya kumis kucing sekitar satu tahun terakhir.

Herwanto yang menjadi salah satu petani pertama yang mengembangkan budidaya kumis kucing di Sidoarjo tersebut tidak hanya mengandalkan hasil panen untuk keuntungan pribadi. Melalui usaha HerbaRoso, ia mengajak warga di lingkungan tempat tinggalnya terlibat langsung dalam berbagai tahapan pengolahan tanaman.

Mulai dari memotong hasil panen, mencuci, menjemur hingga proses pengolahan sebelum dikemas, seluruh pekerjaan tersebut dikerjakan bersama warga sekitar. Dengan cara ini, budidaya kumis kucing yang awalnya hanya memanfaatkan lahan pekarangan berkembang menjadi aktivitas ekonomi yang mampu memberikan penghasilan bagi tetangga Herwanto.

“Yang bekerja di sini memang warga sekitar. Mulai dari memotong hasil panen, mencuci, menjemur sampai proses lainnya, semuanya kami libatkan. Jadi dari tanaman kumis kucing ini warga juga bisa mendapatkan pekerjaan dan penghasilan,” ujar Herwanto, Sabtu (8/8).

Tanaman kumis kucing yang dipanen terlebih dahulu dipilih bagian daun dan batang mudanya. Setelah dipotong, bahan tersebut dicuci hingga bersih, kemudian dijemur sampai benar-benar kering sebelum masuk ke tahap pengemasan.

Bagi Herwanto, keberadaan usaha tersebut bukan semata untuk menghasilkan produk herbal. Ia ingin budidaya kumis kucing bisa memberikan manfaat yang lebih luas dengan menciptakan kesempatan kerja bagi masyarakat yang berada di sekitarnya.

“Kami ingin usaha ini bisa berkembang dan semakin banyak warga yang terlibat. Bukan hanya di sini, kami juga membuka kesempatan untuk petani mitra dan reseller di daerah lain, sehingga manfaat ekonominya bisa semakin luas,” katanya.

Dari lahan pekarangan di Wonokupang, Herwanto kini perlahan membangun usaha yang melibatkan masyarakat. Budidaya kumis kucing yang awalnya ditekuni sebagai tanaman herbal untuk kesehatan, kini berkembang menjadi sumber penghasilan sekaligus membuka peluang kerja bagi warga sekitar dan masyarakat di daerah lain.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.