Bulog Perkuat Sinergi Lintas Sektor Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan Selama Ramadan-Lebaran

oleh -86 Dilihat
Jajaran Direksi Perum Bulog saat rapat koordinasi bersama Perumda Pasar Jaya, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta dan stakeholder terkait lainnya. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Gresik – Perum Bulog menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Ramadan dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 1447 H. Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi bersama Perumda Pasar Jaya, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta, serta para pemangku kepentingan terkait di Gedung Bulog Pusat, Sabtu (21/2).

Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari langkah pengendalian inflasi sekaligus penguatan distribusi pangan strategis selama periode Ramadan hingga Idul Fitri. Upaya tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden agar Kementerian/Lembaga, BUMN, BUMD, TNI, Polri, serta pemerintah daerah terlibat secara masif dalam mengantisipasi potensi gejolak harga pangan.

Selain itu, langkah stabilisasi turut merujuk pada kebijakan Badan Pangan Nasional (Bapanas) terkait pembentukan Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Tahun 2026.

Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan bahwa Bulog telah menyiapkan langkah preventif dan responsif, mulai dari penguatan pasokan Cadangan Beras Pemerintah (CBP), distribusi beras SPHP, MinyaKita, hingga pelaksanaan operasi pasar jika terjadi kenaikan harga signifikan di lapangan.

“Bulog memastikan ketersediaan stok pangan strategis dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri. Kami juga siap bergerak cepat melakukan operasi pasar bersama pemerintah daerah apabila terdeteksi adanya kenaikan harga yang tidak wajar,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah bersepakat dengan Pasar Jaya untuk memperluas akses distribusi pangan strategis di Jakarta.

“Selain itu kami juga sudah sepakat dengan Pasar Jaya nantinya di seluruh Pasar Jaya di Jakarta sebanyak 146 Pasar akan ada Kios Bulog sebagai perpanjangtanganan Gudang Bulog yang akan mensuplai komoditi Beras SPHP dan MinyaKita kepada pengecer-pengecer di Pasar”, tambah Dirut Bulog.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan Widiyanto menegaskan bahwa ketersediaan stok di tingkat perkulakan dalam kondisi aman. Pihaknya juga rutin menggelar bazar dan pasar murah di kantor kelurahan, kecamatan, hingga lokasi strategis lainnya.

“Kami melaksanakan kegiatan bazar pangan murah secara harian dengan komoditas utama sembako. Selain itu, menjelang HBKN Idul Fitri 2026 kami juga menggelar bazar cabai rawit merah dan cabai merah keriting di gerai-gerai Pasar Jaya, termasuk di wilayah Kepulauan Seribu, untuk menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat,” ujarnya.

Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo menyampaikan bahwa pengendalian inflasi dilakukan melalui monitoring intensif harga dan stok bahan pokok, pengawasan distribusi MinyaKita, serta pengawasan LPG 3 kilogram di seluruh wilayah administrasi.

“Monitoring harga bahan pokok kami lakukan secara rutin melalui sistem SP2KP dan IPJ, baik di pasar rakyat maupun ritel modern. Untuk MinyaKita, kami menggandeng Bulog dan stakeholder terkait agar penyaluran langsung kepada pedagang di pasar prioritas berjalan optimal sehingga harga tetap sesuai HET,” jelasnya.

Pengawasan juga diperkuat melalui inspeksi pasar berkala, pembentukan grup koordinasi lintas instansi, serta pemantauan harga bahan pokok harian. Jika ditemukan lonjakan harga, langkah strategis dan taktis akan segera dilakukan agar harga kembali stabil dalam waktu cepat.

Bulog menilai keberhasilan pengendalian harga pada periode Natal dan Tahun Baru sebelumnya menjadi modal penting dalam menghadapi Ramadan dan Idul Fitri tahun ini. Dengan sinergi antarinstansi yang semakin solid, stabilitas pasokan dan harga pangan diharapkan tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan tenang dan nyaman.

Sebagai stabilisator harga dan penyangga pasokan pangan nasional, Bulog menegaskan akan terus hadir di lapangan melalui langkah konkret guna mendukung pengendalian inflasi daerah sekaligus menjaga keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat.(*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.