KabarBaik.co – Bupati Jember Gus Fawait menyampaikan akan menjaga keharmonisan antara Eksekutif-Legislatif. Hal itu agar program dan visi misi yang akan dilakukan untuk masyarakat bisa terlaksana dengan cepat dan tepat.
“Menurut saya hubungan antar dua lembaga ini harsu dijaga dengan komunikasi baik. Dari itu saya segera berkomunikasi dengan Pak Ketua DPRD untuk bisa mempercepat anggaran APBD perubahan tahun 2025,” ujar Gus Fawait, Rabu (12/3).
Ia menyampaikan, saat ini sudah mulai melakukan visi-misi yang terkait kebijakan anggaran di tahun ini.
“Jadi jangan khawatir, jalan tetap menjadi prioritas kami, jalan, kesehatan, pendidikan itu menjadi prioritas kami,” katanya.
Soal realokasi anggaran, lanjut Fawait, saat ini sudah dilakukan dan sedang berproses.
“Bukan refocusing, tapi efisiensi dan tidak akan terlalu panjang, tidak akan terlalu pendek, akan indah pada waktunya,” ucapnya.
Disinggung soal tidak harmonisnya dengan Wakil Bupati, Djoko Susanto, Fawait menepis anggapan tersebut, ia mengaku hubungan dengan Wabup sampai masih tetap baik dan harmonis.
“Namanya juga Bupati dan Wakil. Coba Anda lihat di Jawa Timur. Ketika Ibu Gub datang ke paripurna, Pak Wagub datang ke acara lain. Itu namanya produktif. Namanya bupati dan wakil saling mengisi. Kami bukan pengantin yang harus bareng-bareng terus, bergandengan tangan. Jelas ya?” ungkapnya.
Dengan banyaknya program dan progres kerjanya untuk 100 hari ke depan. Bupati Fawait juga berkomitmen menegaskan pembagian tugas antara bupati dan wabup sebagaimana yang diatur dalam undang-undang.
“Kita kembali kepada undang-undang, dan saya merasa bupati dan wakil bupati adalah satu kesatuan. Jadi kita kembalikan kepada undang-undang yang berlaku. Begitu ya kawan-kawan? Jangan suka mancing,” ujarnya.
“Justru ini hadir Ketua DPRD Jember sebagai bentuk komitmen bahwa Jember hari ini kondusif. Pemerintahan Kabupaten Jember yang terdiri atas eksekutif dan legislatif kompak dan insyaallah ini akan membuat iklim investasi semakin baik,” imbuh Gus Fawait. (*)






