KabarBaik.co, Jember – Bupati Jember Gus Fawait memaparkan capaian signifikan dalam realisasi Program Prioritas Tahun Anggaran 2025.
Capaian tersebut disampaikan dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Jember Tahun 2025, yang menonjolkan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan kesejahteraan sosial sebagai pilar utama pembangunan.
Gus Fawait menegaskan bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember untuk mencetak SDM unggul terus dipacu, salah satunya melalui program 20 Ribu Beasiswa Cinta Bergema.
“Tahun ini, kami telah menyalurkan beasiswa kepada 7.037 mahasiswa. Distribusinya dilakukan secara spesifik agar tepat sasaran, mulai dari jalur prestasi hingga afirmasi bagi warga kurang mampu,” ujar Gus Fawait Sabtu (4/4/).
Rincian penerima beasiswa tersebut meliputi, 2.532 mahasiswa dari keluarga kurang mampu (afirmasi ekonomi), 1.579 mahasiswa jalur khusus, 1.067 mahasiswa dari kalangan santri dan penghafal Al-Qur’an.
“Sisanya mencakup kategori guru, perangkat desa, serta jalur prestasi akademik/non-akademik,” katanya.
Tak hanya di sektor pendidikan tinggi, Pemkab Jember juga mengalokasikan anggaran besar untuk insentif tenaga sosial dan penggerak masyarakat.
Gus Fawait merinci bahwa total anggaran yang dikucurkan mencapai angka fantastis sebagai bentuk apresiasi bagi mereka yang berada di garda terdepan.
“Ini bukan sekadar angka, tapi bukti kehadiran pemerintah di tengah kesulitan rakyat,” tegas Gus Fawait.
Dalam upaya menekan angka kemiskinan dan pengangguran, Gus Fawait menjelaskan bahwa pemerintah mengombinasikan bantuan stimulan dengan perbaikan infrastruktur dasar. Melalui program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Pemkab Jember telah menuntaskan renovasi bagi 201 keluarga.
“Perbaikan hunian ini penting agar standar hidup dan kesehatan masyarakat kita meningkat secara merata,” imbuhnya.
Selain itu, skema jaring pengaman sosial terus digulirkan melalui Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang disalurkan kepada 28.510 warga kategori miskin dan rentan. Selain itu perhatian khusus diberikan kepada 10.980 penerima yang terdiri dari buruh tani tembakau, buruh pabrik rokok, kelompok disabilitas, serta yatim piatu.
Gus Fawait berharap realisasi program di tahun 2025 ini menjadi fondasi kuat bagi pembangunan Jember yang lebih inklusif dan berkelanjutan untuk lima tahun ke depan. (*)






