Produksi Jagung di Blitar Tembus 172 Ribu Ton, DKPP Genjot Lahan Tanam Baru

oleh -60 Dilihat
WhatsApp Image 2026 07 14 at 4.03.55 PM
Lahan Jagug Kabupaten Blitar (Ist)

KabarBaik.co, Blitar – Produksi jagung di Kabupaten Blitar terus menunjukkan tren positif sepanjang Januari hingga Mei 2026. Selama lima bulan pertama tahun ini, hasil panen jagung konsumsi telah mencapai 172.274 ton glondong. Capaian tersebut diikuti upaya Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar yang terus menggenjot lahan tanam baru untuk menjaga kesinambungan produksi hingga akhir tahun.

Berdasarkan data DKPP Kabupaten Blitar, produksi jagung tersebut ditopang luas panen 17.591 hektare dengan produktivitas rata-rata 9,79 ton glondong per hektare. Sementara hingga akhir Mei 2026, luas tanam baru jagung konsumsi telah mencapai 8.756 hektare sebagai persiapan menghadapi musim panen berikutnya.

Kepala Bidang Sarana Tanaman Pangan dan Hortikultura DKPP Kabupaten Blitar Siswoyo Adi Prasetyo mengatakan tingginya produksi jagung menjadi modal penting untuk menjaga ketersediaan bahan baku pakan ternak, khususnya bagi peternak ayam petelur yang menjadi salah satu sektor unggulan di Kabupaten Blitar.

“Hasil panen sebesar 172 ribu ton lebih ini menjadi tumpuan penting bagi pemenuhan kebutuhan pakan ternak, khususnya bagi peternak ayam petelur di Kabupaten Blitar,” ujarnya, Selasa (14/7)

Menurut Siswoyo, kegiatan penanaman terus didorong agar pasokan jagung tetap terjaga sepanjang tahun. Dengan demikian, kebutuhan masyarakat maupun sektor peternakan dapat terpenuhi secara berkelanjutan tanpa bergantung pada pasokan dari luar daerah.

“Kami terus mendorong kegiatan tanam agar pasokan jagung tetap terjaga. Dengan demikian, kebutuhan masyarakat maupun sektor peternakan dapat terpenuhi secara berkelanjutan,” katanya.

Selain jagung konsumsi, DKPP juga mengembangkan jagung pembenihan untuk menjaga ketersediaan benih unggul. Selama Januari hingga Mei 2026, luas tanam jagung pembenihan mencapai 4.173 hektare. Dari luas panen 581 hektare, produksi yang dihasilkan mencapai 3.767 ton glondong dengan produktivitas rata-rata 6,48 ton per hektare.

Siswoyo menambahkan pemerintah daerah akan terus mendampingi petani melalui penyuluhan, pengawasan penggunaan pupuk, serta optimalisasi pemanfaatan lahan agar produktivitas jagung tetap terjaga hingga akhir tahun.

“Kami berharap capaian produksi jagung pada awal 2026 dapat terus dipertahankan sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menjaga pasokan bahan baku pakan ternak bagi sektor peternakan di Kabupaten Blitar,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.