Hasil AVC Boys 2026: Dihajar Taiwan 3-0, Indonesia U-18 Gagal ke Perempat Final

oleh -287 Dilihat
INDONeSIA TAIwAN

KabarBaik.co, China – Harapan Timnas Voli Putra Indonesia U-18 untuk menembus target empat besar AVC Boys U-18 Championship 2026 dipastikan kandas lebih cepat. Setelah sempat menunjukkan permainan menjanjikan saat menghadapi juara bertahan China, Garuda Muda justru tampil di bawah performa terbaiknya dan kalah telak 0-3 dari Taiwan pada laga kedua penyisihan grup, Senin (13/7).

Indonesia menyerah dengan skor 30-32, 16-25, dan 24-26. Kekalahan ini memastikan peluang Merah Putih lolos ke babak perempat final tertutup, meski masih menyisakan satu pertandingan menghadapi Hong Kong.

Set pertama berlangsung cukup dramatis. Skuad asuhan Udi Hermanto mampu mengimbangi permainan Taiwan hingga terjadi deuce berkali-kali. Namun, sejumlah kesalahan servis pada momen-momen krusial membuat Indonesia gagal mengamankan set pembuka yang seharusnya bisa menjadi titik balik kepercayaan diri tim.

Memasuki set kedua, permainan Indonesia justru menurun drastis. Rizqi dan kawan-kawan tampak kehilangan energi sejak awal pertandingan sehingga terus tertinggal cukup jauh. Taiwan dengan leluasa mengendalikan tempo permainan hingga menutup set dengan skor 25-16.

Indonesia sempat bangkit pada set ketiga. Garuda Muda bahkan mampu membuka keunggulan hingga enam poin dan berada di atas angin untuk memperpanjang pertandingan. Namun, ketenangan kembali menjadi pembeda. Perlahan Taiwan memangkas ketertinggalan, berbalik unggul, dan akhirnya mengunci kemenangan 26-24 sekaligus menyapu bersih pertandingan.

Baca Juga: Target Semifinal AVC Boys 2026 di China, Timnas Indonesia U-18 Diwarnai Keraguan Pelatih

Penampilan Indonesia kali ini berbanding terbalik dengan saat menghadapi tuan rumah sekaligus juara bertahan China pada laga perdana. Kala itu, Garuda Muda mampu tampil spartan dan memberikan perlawanan sengit meski kalah tiga set langsung. Sebaliknya, menghadapi Taiwan, konsistensi permainan sulit dijaga sehingga banyak melakukan kesalahan sendiri pada saat-saat menentukan.

Hasil tersebut sekaligus mengubur target Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) untuk membawa Timnas U-18 menembus empat besar AVC Boys U-18 Championship 2026. Laga terakhir melawan Hong Kong kini hanya akan menentukan posisi akhir Indonesia di kualifikasi turnamen.

Kegagalan mencapai target itupun kembali memunculkan evaluasi terhadap pembinaan voli usia muda nasional. Salah satu aspek yang mengemukan dan wajib menjadi perhatian adalah sektor kepelatihan yang dinilai masih membutuhkan penguatan agar mampu meningkatkan kualitas permainan, mental bertanding, dan konsistensi tim ketika menghadapi tekanan di level internasional.

Baca Juga: Sosok Reidel Toiran: Pak RT Pelatih Pemberi Gelar Pertama Timnas Voli Indonesia di Asia ​

Sorotan terhadap pelatih itu juga mengemuka pada timnas putri Indonesia U-18. Banyak sekali sorotan bahwa federasi dianggap tidak serius memilih pelatih yang kompeten. Bahkan, muncul meme-meme di media sosial, pelatih sekelas guru pendidikan jasmani (Penjas).

Indonesia dijadwalkan menutup fase grup dengan menghadapi Hong Kong pada Selasa (14/7) sore WIB. Kemenangan pada laga terakhir setidaknya menjadi modal untuk menutup turnamen dengan hasil yang lebih positif sekaligus menjaga kepercayaan diri para pemain muda untuk menghadapi agenda internasional berikutnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.