Target Semifinal AVC Boys 2026 di China, Timnas Indonesia U-18 Diwarnai Keraguan Pelatih

oleh -108 Dilihat
TIMNAS BOY u18
Pelepasan timnas voli putra Indonesia U-18 yang mengikuti AVC Boys Championship 2026 di China.

KabarBaik.co, Jakarta – Timnas Voli Putra Indonesia U-18 resmi diberangkatkan PBVSI menuju AVC Boys Championship 2026 di Haikou, China. Pelepasan dilakukan di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Bogor, Kamis (9/7). Meski membawa target ambisius menembus empat besar, sebagian pecinta voli Tanah Air masih khawatir akan nasib skuad muda itu. Terutama terkait sosok pelatih.

Ketika melepas tim itu, Wakil Ketua Umum II PBVSI Djoko Sardono menyatakan optimisme tinggi. Menurutnya, skuad yang telah menjalani pemusatan latihan (TC) di Jawa Tengah tersebut sudah siap menghadapi persaingan Asia. “Kami menargetkan untuk tim U-18 agar bisa mencapai empat besar. Mereka sudah berlatih dengan maksimal,” ujar Djoko Sardono kepada awak media.

Turnamen yang berlangsung 12–18 Juli tersebut menjadi ajang penting bagi generasi muda Indonesia pasca-keberhasilan tim senior yang baru saja menjuarai AVC Cup 2026. PBVSI berharap para pemain U-18 bisa menjadi penerus yang langsung kompetitif.

Pelajaran dari Tim Putri dan Urgensi Pelatih

Namun, optimisme tersebut dibayangi keraguan. Tidak sedikit warganet mengingatkan kegagalan Timnas Voli Putri U-18 di AVC Girls U-18 Championship 2026 di Thailand beberapa waktu lalu. Meski materi pemain dinilai tidak kalah dengan Jepang, China, maupun Korea Selatan, skuad Tina Tisya dkk hanya finis di peringkat ke-7 dan gagal ke semifinal. Faktor pelatih pun menjadi sorotan utama.

Menurut mereka. di usia 16–18 tahun, para atlet sedang berada pada “jendela emas” pengembangan teknik, taktik, dan mental. Tanpa pelatih yang kompeten, visioner, dan berpengalaman di level kelompok umur, potensi talenta muda berisiko sia-sia. Jepang dan China sukses konsisten di level junior karena memiliki program youth development yang terstruktur dengan pelatih khusus.

“Timnas Voli Putra U-18 adalah masa depan olahraga voli nasional. Potensi mereka besar, tapi tanpa pelatih yang tepat, regenerasi tim senior akan terancam,” tulis analisis yang beredar di kalangan pecinta voli.

Keberhasilan tim senior harus diimbangi dengan fondasi yang kuat di level junior. SEA Games U-18, Asian Youth Championship, hingga kualifikasi dunia ke depan membutuhkan persiapan yang jauh lebih matang, terutama di lini kepelatihan.

Karena itu, PBVSI diharapkan betul-betul memprioritaskan perekrutan atau pengembangan pelatih yang memiliki kompetensi, mempunyai metodologi modern dan komitmen tinggi. Bukan asal ada.  Sebab, kejayaan voli Indonesia besok sangat ditentukan oleh kualitas pembinaan hari ini.

Semoga Timnas Voli Putra U-18 mampu melampaui target dan membuktikan bahwa talenta muda Indonesia siap bersaing di level Asia. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.