KabarBaik.co, Jakarta – Target semifinal Timnas Voli Putri U-18 Indonesia meleset. Alih-alih bersaing memperebutkan medali, Srikandi Muda kini hanya berjuang menghindari finis di peringkat kedelapan saat menghadapi Mongolia pada laga perebutan posisi ketujuh AVC Girls U-18 Championship 2026, Selasa (7/7) pagi, pukul 10.00 WIB.
Laga penutup tersebut menjadi kesempatan terakhir bagi Tina Syifa dan kawan-kawan untuk setidaknya memperbaiki posisi akhir. Namun, apa pun hasilnya, capaian Indonesia tetap berada di bawah ekspektasi yang dipasang federasi sebelum turnamen dimulai.
Sejak awal, Indonesia menargetkan lolos ke semifinal atau minimal mengakhiri turnamen di peringkat keempat. Target tersebut dinilai realistis mengingat pencapaian terbaik Indonesia sebelumnya adalah finis di posisi keenam. Dengan demikian, turnamen level Asia tahun ini diharapkan menjadi momentum untuk mencatatkan prestasi baru.
Harapan itu mulai sirna di babak perempat final. Indonesia tak mampu membendung tuan rumah Thailand dan menyerah tiga set langsung. Kekalahan tersebut memupus peluang menuju empat besar sekaligus memaksa tim Merah Putih turun ke jalur perebutan peringkat.
Kesempatan memperbaiki posisi juga gagal dimanfaatkan. Indonesia kembali menelan kekalahan pahit, kali ini dari Kazakhstan dengan skor 2-3 pada laga klasifikasi. Kekalahan tersebut memastikan target empat besar maupun memperbaiki rekor terbaik di turnamen ini tidak lagi mungkin tercapai.
Jika menilik kualitas individu para pemain, Indonesia sebenarnya tidak terpaut jauh dari sejumlah negara pesaing. Tim ini memiliki pemain-pemain yang mampu bersaing dalam aspek serangan maupun pertahanan. Namun, performa di pertandingan-pertandingan penentuan justru memperlihatkan persoalan lain. Di antaranya mental dan konsistensi ketika menghadapi tekanan.
Selain itu, salah satu sorotan mengarah pada aspek kepelatihan. Pengambilan keputusan saat pertandingan, pengelolaan rotasi pemain, penyesuaian taktik ketika lawan mengubah pola permainan, hingga kemampuan menjaga konsistensi mental tim menjadi pekerjaan rumah yang mendapat perhatian. Dalam laga-laga krusial, Indonesia kerap kesulitan keluar dari tekanan dan gagal mempertahankan momentum.
Pertandingan melawan Mongolia memang tidak lagi menentukan perebutan gelar. Namun, hasil laga ini tetap penting sebagai penutup perjalanan Indonesia di AVC Girls U-18 Championship 2026 sekaligus menjadi bahan evaluasi menuju agenda pembinaan berikutnya.
Kemenangan atas Mongolia akan membawa Indonesia finis di peringkat ketujuh, sedangkan kekalahan membuat tim Merah Putih mengakhiri turnamen di posisi kedelapan.
Sementara itu, di partai puncak, tim China akan melawan Korea Selatan. China melaju ke final setelah menumbangkan juara bertahan Jepang dengan skor 3-0, sementara Korea sukses melaju setelah membekuk tuan rumah Thailand dengan skor 3-1.
Laga final China vs Korea Selatan yang berlangsung malam nanti menarik lantaran keduanya kali terakhir bertemu di final pada 2005 silam. Bagi Korea ini menjadi misi balas dendam setelah dua dekade silam kalah atas China. (*)
Jadwal Hari Terakhir – AVC Girls U-18 Championship 2026
10.00
- Perebutan Peringkat 15–16: Kyrgyzstan vs India
- Perebutan Peringkat 7–8: Indonesia vs Mongolia
13.00
- Perebutan Peringkat 13–14: Australia vs Uzbekistan
- Perebutan Peringkat 5–6: Kazakhstan vs Vietnam
16.00
- Perebutan Peringkat 11–12: Iran vs Hong Kong
- Perebutan Peringkat 3–4: Thailand vs Jepang
19.00
- Perebutan Peringkat 9–10: Taiwan vs Filipina
- Final: Korea vs China
Live Streaming: Moji TV atau Vidio.






