Pascakecelakaan Gledekan Prigen, Kepolisian Hentikan dan Sesuaikan SOP

oleh -108 Dilihat
Kegiatan gledekan di Prigen
Kegiatan gledekan di Prigen

KabarBaik.co, Pasuruan – Aktivitas permainan gledekan yang berada di Plembon, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan yang semakin viral dan peminat permainan ini hingga ratusan orang setiap kali digelar pada minggu pagi.

Kurangnya pengawasan dan pelatihan kepada pemain yang ada, mengingat permainan ini sangat ekstrem dan membahayakan serta adanya insiden pada Minggu (12/7).

Kapolsek Prigen AKP Mulyono dengan tegas hentikan segala macam aktivitas terkait gledekan, pasalnya aktifitas tersebut dikategorikan olahraga yang sangat ekstrem.

“Kita hentikan setelah adanya insiden kecelakaan yang ada, tidak ingin terulang lagi bahkan jangan sampai ada korban,” jelas Mulyono, Selasa (14/7).

Kepolsek Prigen mengatakan bahwa dirinya sudah berkoordinasi dengan ketua oenyelenggara gledekan, bahwa aktivitas gledekan diharapkan berhenti dan mengevaluasi terkait SOP-nya.

“Kami sudah berkoordinasi dengam ketua penyelenggara gledekan, dan siap mengikuti arahan dan akan mengevaluasi adanya aktivitas gledekan tersebut,” ujarnya.

Disamping itu, gledekan dikategorikan sebagai olahraga yang ekstrem, dikarenakan jalurnya menurun, banyak tikungan tajam, serta beberapa hal lain yang tidak sesuai keamanan.

“Gledekan itu ekstrem, standar keamanan harus dipenuhi, mulai dari jalur dan gledekan itu sendiri,” imbuhnya.

Sementara itu, Dian Cahyono selaku ketua gledekan membenarkan bahwa dirinya sudah berkoordinasi dengan Kapolsek Prigen terkait pemberhentian sementara segala aktivitas gledekan.

“Berhenti sementara untuk evaluasi dan berharap bisa kembali digelar,” tutup Dian.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.