KabarBaik.co – Korban besi join as penggerak gardan besi patah Truk Damkar Jember, Arif Bachtiar, 34 tahun dan putranya FIR, 5 tahun, menjalani perawatan di RS Jember Klinik, Jember.
Sebelumnya , bapak dan anak warga Kecamatan Sumbersari, Jember itu mengalami kecelakaan, pada Minggu (15/12) lalu. Saat itu korban mengendarai motor Vega berplat P 2602 RG, nahas terkena besi join as penggerak gardan besi patah Truk Damkar Jember yang mengeani korban hingga patah kaki.
Arif mengalami patah kaki saat pecahan besi tersebut mengenai dirinya. Sedangkan sang anak mengalami kecelakaan, karena kepalanya terbentur aspal jalan.
Bupati Jember Hendy Siswanto pun menjenguk korban Arif yang saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Ruang ICU RS Jember Klinik.
Kata Hendy, dari musibah kecelakaan itu Pemkab Jember mengaku prihatin dan akan terus mengawasi perawatan sampai korban sembuh.
“Ya, jadi kemarin beberapa hari yang lalu ada kejadian insiden yang tidak sengaja. Jadi ada kejadian kebakaran dan waktu mobil damkar menuju lokasi kejadian kebakaran itu. Sebelum nyampe lokasi, itu ada gardan joinnya yang lepas. lepas itu kemudian melukai pengendara motor. Di situ ada Mas Arif dan putranya,” kata Bupati Hendy usai menjenguk korban, Kamis (19/12).
Hendy juga ditemani sejumlah pejabat Kabid Damkar dan Penyelamatan Pemkab Jember, dan juga sejumlah pejabat terkait dari Satpol PP Jember.
“Informasi dari dokter yang merawat, korban sampai menghabiskan 8 kantong darah tambahan. Tadi Alhamdulillah saya lihat langsung kondisinya sudah berangsur membaik. InsyaAllah hari ini siang ini akan diperiksa oleh dokter kalau sudah baik, nanti keluar dari ICU dan menuju ruang rawat inap,” jelas Hendy.
Hendy menjelaskan, kejadian tersebut, korban kecelakaan diketahui ada tiga orang.
“Untuk satu lagi perempuan, Alhamdulillah korban sudah aman. Dia mahasiswa asal Bali,” ucapnya.
Hendy menyebut ini merupakan sebuah musibah. Tapi Pemkab Jember tetap bertanggung jawab dan melakukan evaluasi lebih lanjut dari kejadian yang dialami truk damkar itu.
“Kita minta maaf kepada para korban. Atas nama Pemkab Jember kita minta maaf. Kami juga membantu, dan kebetulan ini ada BPJS juga, dan ada dari (klaim kecelakaan) dari Jasa Raharja, kita urusin semua dan bantu. Terus dari Pol PP dan Dinas Damkar akan men-support penuh, dari mulai sakit awal sampai hari ini,” tuturnya.
“Teman-teman Damkar juga ikut menjaga korban. Mungkin memerlukan sesuatu untuk Mas Arif, dijaga oleh teman-teman Damkar secara bergantian. Itu meyakinkan bahwa Pemkab dan teman-teman Damkar bertanggung jawab terhadap kejadian ini,” pungkasnya. (*)






