KabarBaik.co – Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa meninjau hasil program bedah rumah milik Nur Kholifah, warga Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Senin (5/1) siang. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan langsung kualitas hunian yang telah direalisasikan Pemerintah Kabupaten Mojokerto bagi warga kurang mampu.
Dalam peninjauan itu, Albarraa didampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2), Camat Trowulan, serta Kepala Desa Kejagan. Kunjungan ini sekaligus menjadi tindak lanjut dari pemantauan sebelumnya, saat kondisi rumah Nur Kholifah masih dinilai tidak layak huni.
Bupati yang akrab disapa Gus Barra itu mengatakan, rumah tersebut sebelumnya telah diusulkan masuk dalam program bedah rumah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Ia mengungkapkan, perubahan kondisi rumah kini terlihat signifikan dibandingkan beberapa bulan lalu.
“Beberapa bulan lalu kami melihat langsung kondisi rumah yang sangat memprihatinkan. Setelah masuk program bedah rumah, hari ini saya meninjau hasilnya dan Alhamdulillah rumahnya sudah jauh lebih layak dan nyaman,” kata Albarraa.
Selain itu, ia mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan keluarga besar Nur Kholifah selama proses pembangunan. Dukungan keluarga dan lingkungan sekitar dinilai turut mempercepat proses pengerjaan, sehingga rumah hasil bedah dapat segera ditempati.
Sementara itu, Nur Kholifah mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia menegaskan, bantuan bedah rumah tersebut diterima secara utuh tanpa potongan apa pun.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Bantuan ini kami terima sepenuhnya tanpa potongan sedikit pun. Semoga rumah ini bermanfaat bagi keluarga kami,” ujar Nur Kholifah.
Melalui program bedah rumah, Pemkab Mojokerto menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menyediakan hunian yang layak, sehat, dan aman bagi warga yang membutuhkan.(*)






