KabarBaik.co – Kondisi Jembatan Tarik Kidul kian memprihatinkan. Jembatan penghubung Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, dengan wilayah Kwatu, Kabupaten Mojokerto itu mengalami kerusakan cukup parah.
Tampak Pembatas sisi timur sudah ambruk, sementara pembatas di sisi barat terlihat kropos dan retak. Sehingga rawan membahayakan pengguna jalan.
Padahal, jembatan tersebut merupakan akses vital bagi mobilitas dan aktivitas ekonomi warga, khususnya masyarakat Sidoarjo Barat. Setiap hari, jembatan ini dilalui berbagai jenis kendaraan yang mengandalkan jalur penghubung antar wilayah tersebut.
Sebelumnya, Nembatan Tarik Kidul direncanakan diperbaiki setelah Hari Raya Idul Adha 2025. Namun hingga kini, perbaikan tak kunjung dilakukan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menegaskan keterlambatan tersebut bukan karena kurangnya perhatian terhadap infrastruktur di Sidoarjo Barat, melainkan akibat kendala proses lelang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sidoarjo Makhmud, menjelaskan bahwa proyek perbaikan jembatan gagal dilelang pada 2025.
“Iya, kemarin gagal lelang dan tidak dapat dilanjutkan karena waktu yang tersisa sudah tidak mencukupi,” ujarnya, Senin (12/1).
Meski demikian, Pemkab Sidoarjo memastikan tetap berupaya menjaga akses masyarakat. Untuk 2026, anggaran pembangunan jembatan belum tersedia, namun perbaikan sementara masih dimungkinkan melalui pemeliharaan ringan sambil menunggu solusi anggaran selanjutnya.(*)
Foto :





