KabarBaik.co – Bupati Mojokerto Moh. Al Barra, yang akrab disapa Gus Barra, untuk pertama kalinya sejak menjabat melakukan mutasi jabatan di lingkungan Pemkab Mojokerto.
Sebanyak 16 pejabat eselon II resmi dilantik dan diambil sumpahnya dalam gelombang pertama rotasi jabatan yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Mojokerto Graha Maja Tama, Rabu (27/8).
Dalam kesempatan itu, Gus Barra menegaskan bahwa mutasi yang dilakukan murni untuk kepentingan penyegaran organisasi dan bukan akibat praktik jual beli jabatan.
“Tidak ada jual beli jabatan dalam mutasi ini. Semua dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi dan penyegaran birokrasi,” tegasnya.
Gus Barra berharap para pejabat yang mendapatkan amanah baru mampu bekerja lebih optimal, cepat beradaptasi, serta tetap menjaga integritas dalam melaksanakan tugasnya. Ia menambahkan bahwa evaluasi terhadap kinerja pejabat akan terus dilakukan secara berkala.
“Tentu ada evaluasi jabatan apabila ada yang bekerja keluar dari aturan yang ada,” jelasnya.
Berikut daftar 16 pejabat yang dilantik,
1. Dr. Bambang Wahyuadi. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan.
2. Dra. Dyan Anggrahini Sulistyowati. Kepala Dinas Kesehatan.
3. Eddy Taufiq. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
4. Mohammad Taufiqurrohman. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja.
5. Noerhono. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
6. Drs. Nugraha Budhi Sulistya. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
7. Ir. Rinaldi Rizal Sabirin. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
8. Sugeng Nuryadi. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
9. dr. Ulum Rokhmat Rokhmawan. Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan.
10. Drs. Yoie Afrida Soesetyo Djati. Kepala Dinas Tenaga Kerja.
11. Yudha Akbar Prabowo, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.
12. Bambang Purwanto. Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan.
13. Dedy Muhartadi, Sekretaris DPRD.
14. Drs. Poedji Widodo. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
15. Drs. Rachmat Suharyono – Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
16. Drs. Zaqqi. Inspektur.
Mutasi ini merupakan gelombang pertama dan rencananya akan berlanjut dengan gelombang kedua yang melibatkan 11 pejabat lainnya.
“Gelombang berikutnya ada 11 orang, masih menunggu rekomendasi dari Mendagri,” ujar Gus Barra.
Mutasi jabatan ini dilakukan sebagai strategi untuk memperkuat kinerja organisasi dan meningkatkan pelayanan publik di Kabupaten Mojokerto. (*)






