156 Ribu Warga Mojokerto Dapat Jatah Bantuan Pangan Pasca-Lebaran

oleh -525 Dilihat
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menyalurkan bantuan pangan.
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menyalurkan bantuan pangan.

KabarBaik.co, Mojokerto – Di tengah kekhawatiran lonjakan harga bahan pokok pasca-Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto mulai menggulirkan bantuan pangan untuk ratusan ribu warga. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari sinkronisasi program daerah dengan kebijakan pemerintah pusat.

Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa turun langsung meluncurkan penyaluran bantuan secara simbolis di Desa Ngastemi, Kecamatan Bangsal, Kamis kemarin. Dan bakal disalurkan secara menyeluruh.

Dalam arahannya, Gus Barra menegaskan bantuan yang disalurkan merupakan cadangan pangan pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional.

“Pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional menyalurkan cadangan pangan pemerintah berupa bantuan beras dan minyak goreng untuk tahun 2026 ini bulan Februari dan Maret, yang diberikan kepada 156.513 penerima se-Kabupaten Mojokerto,” jelas Gus Bupati melalui sesi arahannya.

Total ada 156.513 warga yang menerima bantuan tersebut. Masing-masing memperoleh 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng untuk periode Februari–Maret 2026, atau setara 10 kilogram beras dan dua liter minyak goreng per bulan.

Penerima bantuan, lanjut dia, telah terverifikasi dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) milik Kementerian Sosial.

“Penerimanya adalah yang termasuk dalam Data Tunggal Sosial Dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial, jadi penerima bantuan se-Kabupaten Mojokerto ada datanya,” terangnya.

Program ini juga dikaitkan dengan upaya pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional di era Presiden Prabowo Subianto.

Tak hanya soal bantuan, Pemkab Mojokerto menargetkan efek langsung ke pasar. Distribusi yang dilakukan melalui Bulog diharapkan mampu menahan gejolak harga bahan pokok yang kerap terjadi setelah Idul Fitri, apalagi di tengah dinamika global.

“Ini adalah stimulus untuk menstabilkan harga, utamanya bahan-bahan pokok, karena akhir-akhir ini setelah lebaran ditakutkan nanti harga bahan pokok semakin meninggi,” tandasnya.(*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.