KabarBaik.co, Blitar – Program pompanisasi untuk mengantisipasi kekeringan di Kabupaten Blitar bakal diperluas. Setelah menerima 45 unit pada tahap pertama, pemerintah pusat diperkirakan kembali mengalokasikan sekitar 50 unit tambahan, sehingga total bantuan mencapai hampir 100 unit.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar, Setiyana mengatakan, tambahan pompanisasi tersebut diharapkan mampu memperluas layanan irigasi, terutama saat memasuki musim kemarau.
“Tahap pertama kami menerima 45 unit. Tahap kedua diperkirakan sekitar 50 unit lagi, sehingga total bantuan yang diterima Kabupaten Blitar bisa mencapai sekitar 95 sampai 100 unit,” ujarnya.
Menurut Setiyana, bantuan pompanisasi menjadi salah satu solusi bagi lahan pertanian yang selama ini kesulitan memperoleh pasokan air ketika debit sungai menurun. Dengan tambahan unit tersebut, lebih banyak sawah diharapkan tetap bisa ditanami meski musim kemarau berlangsung.
Bupati Blitar, Rijanto, yang meninjau pompanisasi di Desa Dawuhan, Plosorejo, dan Darungan, memastikan sejumlah bantuan yang telah terpasang mulai berfungsi. Air telah mengalir ke lahan pertanian dan dimanfaatkan petani untuk mengairi sawah.
“Alhamdulillah, setelah kami melihat langsung di lapangan, air sudah mengalir ke lahan pertanian. Harapannya petani tidak lagi mengalami kesulitan air saat musim kemarau sehingga proses tanam tetap berjalan,” katanya. (*)






