Kades Bambe Gresik Meninggal Usai Jatuh Saat Gowes di Depan KBS Surabaya

oleh -62 Dilihat
IMG 20260712 WA0014

KabarBaik.co, Surabaya – Kabar duka menyelimuti pemerintahan di Gresik. Seorang kepala desa meninggal setelah mengalami insiden di Jalan Raya Darmo, Kecamatan Wonokromo, tepatnya di depan Kebun Binatang Surabaya (KBS) arah ke pusat kota, Minggu (12/7) pagi.

Kejadian berlangsung sekitar pukul 06.45 WIB. Belum diketahui secara pasti kronologi lengkap peristiwa, namun informasi yang dihimpun menyebutkan korban diduga mengalami serangan jantung saat bersepeda hingga terjatuh dari kendaraannya.

Korban kemudian diketahui bernama Mudjiono, yang menjabat sebagai Kepala Desa Bambe, Driyorejoo Gresik. Saat kejadian, ia sedang mengikuti kegiatan gowes bersama rombongan komunitas sepeda, namun tiba-tiba terjatuh sendiri.

Hal ini dibenarkan langsung oleh Sekretaris Desa Bambe, Tinia Wijaya yang akrab disapa Nia.

“Terjatuh sendiri, informasi dari teman-teman gowesnya beliau jatuh sendiri,” ujar Nia saat dikonfirmasi, Minggu, (12/7).

Menurut Nia, almarhum dikenal sangat aktif dalam berbagai kegiatan olahraga. Selain bersepeda, Mudjiono juga kerap mengikuti ajang bulu tangkis dan tenis meja, serta tergabung dalam komunitas sepeda LCBB.

“Biasanya kalau memang ada kegiatan gowes beliau selalu ikut, kegiatan olahraga badminton, pingpong itu beliau selalu aktif,” tuturnya.

Nia juga menjelaskan sepekan terakhir tidak ada tanda-tanda almarhum menderita sakit berat. Bahkan pada Jumat (10/7) kemarin, Mudjiono masih terlihat sehat dan beraktivitas seperti biasa di kantor desa.

“Memang beberapa minggu ini beliau agak kurang enak badan. Tapi akhir-akhir ini, seminggu terakhir ini sudah lumayan enakan, sehat, makanya beliau ikut gowes,” ungkapnya.

Jenazah sempat dievakuasi ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk pemeriksaan lebih lanjut, namun kini telah dibawa keluarga ke rumah duka di Desa Bambe guna disemayamkan sebelum prosesi pemakaman.

Di akhir keterangannya, Nia mewakili keluarga besar Desa Bambe turut menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan almarhum semasa hidup.

“Kami mohon maaf apabila ada kesalahan beliau, baik kepada seluruh pendengar, keluarga, maupun orang-orang yang pernah merasa disakiti oleh beliau. Kami mohon maaf atas kesalahan beliau baik disengaja maupun tidak disengaja,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.