Bupati Nganjuk Ajak Santri Bangun Mental Juara dan Wujudkan Masa Depan Berencana

oleh -95 Dilihat
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menghadiri Roadshow Generasi Berencana (GenRe) di Pondok Pesantren YTP Kertosono (ist)

KabarBaik.co, Nganjuk – Ruang belajar Pondok Pesantren YTP Kertosono terasa penuh semangat ketika Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menghadiri Roadshow Generasi Berencana (GenRe). Tidak hanya sekadar acara sosialisasi, kesempatan ini menjadi momen inspiratif bagi sekitar 250 siswa-siswi Madrasah Aliyah untuk melihat masa depan dengan pandangan yang lebih luas dan penuh semangat.

Dalam sesi motivasi, Kang Marhaen sapaan akrab Bupati Nganjuk menekankan, bahwa di era modern yang penuh tantangan, kecerdasan intelektual saja tidak cukup untuk meraih kesuksesan. Menurutnya, 80 persen kesuksesan ditentukan oleh kecerdasan emosional (EQ), karakter, dan mentalitas yang tangguh.

“Kita berikan motifasi semangat, saya sampaikan setiap hari tanamkan sugesti positif pada diri sendir, Saya anak hebat, saya pasti sukses, saya bisa,” ujar Kang Marhaen, Minggu (8/2)

Ia juga mengingatkan agar para santri menjauhi sikap pesimis dan lingkaran pertemanan yang penuh energi negatif. “Energi negatif itu menular, jadi jadilah generasi yang selalu optimis dan membawa dampak baik bagi sekitar,” tambahnya.

Isu pendewasaan usia perkawinan menjadi poin penting yang disampaikan Bupati. Data evaluasi tahun sebelumnya menunjukkan bahwa angka dispensasi nikah di Nganjuk mencapai 157 kasus, di mana dari jumlah itu 150 telah mendapat dispensasi, hal ini menjadi perhatian serius karena bisa menghambat perkembangan diri dan masa depan anak muda.

Kang Marhaen mengajak para santri untuk menjadi agen perubahan dengan tidak terburu-buru menikah setelah lulus sekolah. Ia mensosialisasikan usia ideal perkawinan sesuai arahan BKKBN, yaitu minimal 21 tahun untuk perempuan dan 25 tahun untuk laki-laki.

“Pemerintah menetapkan usia ini agar kalian benar-benar siap secara fisik, mental, dan ekonomi. Fokuslah dulu pada pendidikan dan mengembangkan potensi diri, karena masa muda hanya datang sekali,” tegasnya.

Kisah Inspiratif: Anak Keluarga Biasa yang Jadi Pemimpin Daerah

Untuk memberikan contoh kepada nyata, Kang Marhaen berbagi perjalanan hidupnya yang penuh perjuangan. Lahir dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi, ia tidak pernah menyerah pada keadaan dan terus berusaha meraih mimpi hingga akhirnya menjadi Bupati Nganjuk.

“Saya ingin membuktikan bahwa latar belakang bukanlah penghalang. Manfaatkan masa muda untuk hal-hal positif, hindari narkoba dan pergaulan bebas, karena itu adalah investasi terbaik untuk masa depan kalian,” pungkasnya

Acara Roadshow GenRe ini diharapkan dapat menjadi awal dari perubahan positif bagi para santri, menjadikan mereka sebagai generasi yang tidak hanya cerdas tetapi juga bertanggung jawab dan memiliki rencana masa depan yang jelas. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.