KabarBaik.co – Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi bersama Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro menyerahkan secara simbolis 5 unit mobil siaga kelurahan. Bukan sekadar sarana transportasi, mobil-mobil ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat di tingkat terkecil pemerintahan.
Kang Marhaen sapaan akrab Bupati, yang berasal dari PDI Perjuangan, secara tegas menekankan tujuan utama dari program ini.
“Mobil ini bukan untuk kepentingan pribadi kepala kelurahan atau operasional kantor. Saya tekankan sekali lagi, mobil ini adalah untuk rakyat. Fungsinya jelas, membantu menangani kondisi darurat seperti sakit mendadak, mempermudah proses pelayanan administrasi bagi masyarakat, serta memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat kelurahan,” ujarnya, Rabu (28/1)
Perjalanan program ini dimulai pada tahun 2025 ketika Pemda Nganjuk menyerahkan 5 unit mobil siaga kepada kelurahan-kelurahan terpilih. Kini, dengan penyerahan tambahan 5 unit, total yang telah disalurkan menjadi 10 unit. Sisanya sebanyak 10 unit lagi direncanakan akan dianggarkan melalui Anggaran Perubahan Keuangan (PAK) untuk melengkapi kebutuhan seluruh kelurahan di kabupaten ini.
“Kita melakukan ini secara bertahap agar pengelolaan anggaran tetap terkontrol dan manfaatnya benar-benar bisa dirasakan masyarakat. Kabupaten Nganjuk memiliki 264 desa dan 20 kelurahan, oleh karena itu kami menetapkan target 20 unit mobil yang akan diberikan sesuai dengan jumlah kelurahan yang ada,” jelas Kang Marhaen.
Kang Marhaen menambahkan kelurahan tidak hanya menjadi tempat mengurus administrasi, tapi juga menjadi ujung tombak pelayanan yang dekat dengan masyarakat.
“Dengan adanya mobil siaga, harapannya kelurahan bisa lebih responsif dan efektif dalam menangani segala kebutuhan warga. Jelasnya.
Dengan terselenggaranya program ini, Pemda Nganjuk berharap pelayanan masyarakat di tingkat kelurahan bisa menjadi lebih cepat, tepat, dan merata. Setiap mobil yang diberikan akan diatur penggunaannya melalui prosedur yang jelas agar tetap fokus pada kepentingan publik.
“Saya mengharapkan agar setiap unit mobil ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Jangan sampai mobil yang seharusnya membantu rakyat justru menjadi beban atau digunakan untuk hal yang tidak sesuai dengan tujuan awal. Bersama-sama kita bangun Nganjuk yang lebih baik melalui pelayanan yang berkualitas, dan melesat” pungkasnya. (*)






