KabarBaik.co, Pasuruan – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Pasuruan resmi dimulai. Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, menegaskan bahwa seluruh proses seleksi ini tidak dipungut biaya alias gratis, serta harus berjalan bersih dan jujur.
Langkah ini diambil guna memastikan seluruh anak di Kabupaten Pasuruan mendapatkan hak dan kesempatan yang sama untuk mengenyam bangku pendidikan. “Untuk penerimaan SPMB gratis tanpa ada pungutan apa pun, agar anak-anak semua bisa sekolah tanpa beban biaya,” kata bupati yang akrab disapa Mas Rusdi itu usai deklarasi dan penandatanganan pakta integritas.
Dalam agenda yang dihadiri berbagai instansi pemerintah se-Kabupaten Pasuruan tersebut, Mas Rusdi memberikan instruksi keras. Ia meminta agar tidak ada celah sedikit pun bagi praktik-praktik kecurangan selama proses penerimaan siswa baru berlangsung.
Mas Rusdi juga mewanti-wanti agar tidak ada praktik titipan dari pihak mana pun, pungutan liar dalam bentuk apa pun, manipulasi data calon siswa, serta penyalahgunaan wewenang oleh pihak sekolah maupun dinas terkait. “Semua anak harus memperoleh kesempatan yang sama untuk mendapatkan layanan pendidikan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Mas Rusdi meminta kepada seluruh jajaran pendidikan mulai dari kepala sekolah, panitia seleksi, hingga operator sistem untuk selalu memegang teguh integritas profesi. Komitmen yang telah ditandatangani dalam pakta integritas tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan benar-benar diterapkan di lapangan demi pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kami berharap semua sekolah yang ada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan menjalankan dengan baik,” pungkasnya. (*)






