KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo secara resmi merealisasikan salah satu janji kampanye pasangan Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo (Mas Rio) dan Wakil Bupati Ulfiyah (Mbak Ulfi) melalui peluncuran 38 unit ambulans baru.
Kendaraan operasional ini disiapkan untuk mendukung program 1 Desa 1 Ambulans guna mempercepat layanan kesehatan darurat bagi masyarakat.
Bupati Mas Rio, didampingi Wakil Bupati Mbak Ulfi, meninjau langsung kelengkapan fasilitas medis pada setiap unit.
“Ini baru 38 unit, sudah maksimal dari kemampuan anggaran kita yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT),” ujar Rio Jumat (28/11).
Ia menjelaskan, 38 unit ini adalah tahap awal dari janji program 1 Desa 1 Ambulans. Pemerintah daerah berencana mengajukan kembali pengadaan serupa tahun depan, dengan harapan dapat menambah unit jika ruang fiskal anggaran memungkinkan.
Bupati Rio menekankan bahwa penyebaran ambulans tahap awal ini tidak akan dilakukan secara merata, melainkan berdasarkan skala prioritas.
“Kita kaji, kita petakan, supaya penempatannya tepat sasaran. Desa yang memiliki akses layanan kesehatan terbatas atau jaraknya jauh dari pusat layanan akan menjadi prioritas,” jelasnya.
Berbeda dengan skema mobil siaga di era pemerintahan sebelumnya, ambulans kali ini tidak diserahkan langsung kepada pemerintah desa. Pemkab mengambil alih kontrol ketat untuk mencegah penyalahgunaan kendaraan untuk kepentingan pribadi oknum pejabat desa.
“Banyak keluhan, mobil siaga dipakai personal. Tidak semuanya, tapi banyak sekali. Maka untuk ambulans ini, mekanismenya kita perketat,” tegasnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan darurat di pusat kota, Bupati Situbondo juga meminta Dinas Kesehatan menempatkan satu unit ambulans khusus di area pendopo.
Seluruh unit ambulans telah dilengkapi fasilitas standar, mulai dari oksigen, peralatan medis dasar, hingga tempat tidur pasien.
Mas Rio memastikan bahwa seluruh layanan operasional ambulans pemerintah, baik perawatan maupun pengantaran pasien, diberikan gratis tanpa syarat.
“Siapapun yang sakit, sakit apa saja, gratis. Pengantarannya juga gratis. Sampai ke luar kota,” tegas Mas Rio.
Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Mbak Ulfi menegaskan bahwa fasilitas ini adalah milik semua warga.
Siapapun boleh menggunakan. Ini untuk seluruh masyarakat Kabupaten Situbondo. Program ini bukan sekadar pemenuhan janji politik, tetapi memang menjadi kebutuhan masyarakat yang selama ini telah menunggu,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Situbondo, dr. Sandy Hendrayono, menjamin operasional ambulans akan didukung penuh oleh program Berantas Plus.
“Sopir dan Bahan Bakar Minyak (BBM) akan kita tanggung dari Berantas Plus,” kata dr. Sandy.
Dengan 38 unit ambulans yang siap dioperasikan, pemerintah Kabupaten Situbondo berharap dapat meningkatkan kecepatan dan jangkauan layanan kesehatan darurat, khususnya di wilayah pinggiran. (*)






