KabarBaik.co, Sidoarjo – Kondisi sejumlah rumah warga yang masih jauh dari kata layak huni di Kecamatan Balongbendo mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Pemkab Sidoarjo terus mendorong percepatan program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga kurang mampu.
Untuk memastikan kondisi riil di lapangan, Bupati Sidoarjo, Subandi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah rumah warga yang masuk kategori RTLH Minggu (8/3). Sidak tersebut juga didampingi Wakil Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo dari Fraksi PDI Perjuangan, Kusumo Adi Nugroho, serta Ketua Fraksi Golkar sekaligus anggota Komisi C, M. Nizar.
Sidak RTLH kali ini menyasar empat rumah warga di Kecamatan Balongbendo. Rinciannya dua rumah berada di Desa Seketi dan dua rumah lainnya berada di Desa Suwaluh yang kondisinya dinilai perlu segera mendapatkan perbaikan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Subandi menjelaskan bahwa pemerintah daerah akan melakukan pembenahan rumah tidak layak huni tersebut setidaknya setelah Hari Raya Idul Fitri atau pada April mendatang agar proses pembangunan dapat berjalan lebih maksimal.
“Kami ingin memastikan warga Sidoarjo memiliki tempat tinggal yang layak. Perbaikan empat rumah ini direncanakan mulai dikerjakan setelah Lebaran, sekitar April nanti, agar pengerjaan bisa berjalan lancar dan cepat selesai,” ujar Subandi.
Salah satu penerima bantuan, Sunami, warga Desa Seketi, mengaku sangat bersyukur atas perhatian pemerintah terhadap kondisi rumahnya. Ia bahkan tidak menyangka rumahnya akan didatangi langsung oleh Bupati bersama dua anggota DPRD.
“Saya merasa senang dan tidak menyangka akan mendapatkan bantuan dari pemerintah. Apalagi dua anggota DPRD datang ke rumah saya bersama Bupati Sidoarjo,” ujar Sunami dengan haru.
Dalam sidak tersebut, rombongan pertama kali meninjau rumah Bapak Susanto di Desa Seketi yang kondisi atapnya sudah mulai rapuh. Rumah tersebut akan diperbaiki secara menyeluruh mulai dari penggantian atap, pemasangan plafon hingga pemasangan keramik lantai agar lebih sehat dan nyaman ditempati.
Peninjauan kemudian berlanjut ke rumah Sunami yang dindingnya masih terbuat dari bambu atau sesek. Pemerintah merencanakan pembangunan dinding tembok permanen serta penggantian atap menggunakan material galvalum agar hunian tersebut lebih kokoh dan aman.
Sementara itu di Desa Suwaluh, Bupati juga meninjau rumah milik Bapak Masykur dan Bapak Suwartono yang kondisinya cukup memprihatinkan. Kedua rumah tersebut masuk prioritas perbaikan agar warga dapat segera memiliki tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman. (*)








