KabarBaik.co – Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin, meresmikan Shelter Rumah Aman Sementara di Jalan Raya Trenggalek-Tulungagung, Desa Karangsoko, Trenggalek, pada Kamis (18/7). Shelter ini diharapkan menjadi solusi bagi anak dan lansia terlantar serta gepeng di Trenggalek.
Pembangunan Shelter ini dilandaskan pada amanah Undang-Undang untuk memelihara fakir miskin dan anak terlantar.
“Tapi saya tadi berdoa semoga shelternya kosong. Artinya kalau kosong di Trenggalek itu tidak ada anak terlantar ataupun orang-orang yang perlu pelayanan kesejahteraan sosial yang harus kita layani,” kata Bupati Arifin.
Shelter ini memiliki kapasitas 8 tempat tidur untuk kelompok perempuan dan 8 tempat tidur untuk kelompok laki-laki, 1 kamar isolasi untuk perempuan, 1 kamar isolasi untuk kelompok laki-laki, dan 1 kamar untuk ABH.
Shelter ini bukan panti, melainkan rumah aman sementara dengan masa tinggal maksimal 14 hari. Pembangunan Shelter ini mendapatkan bantuan senilai Rp 740 juta dari Sentra Terpadu Ibu Kartini di Temanggung semacam UPT Kemensos yang membawahi salah satunya Kabupaten Trenggalek.
Mas Ipin sapaan akrabnya, berharap dengan adanya Shelter ini bisa menjawab persoalan-persoalan sosial ketika ada gepeng, lansia terlantar di jalanan. (*)








