Cak Munir Maju Jadi Calon Ketum PWI Pusat: Usung Rekonsiliasi dan Transformasi Digital

oleh -609 Dilihat

KabarBaik.co- Direktur Utama (Dirut) Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara Akhmad Munir, resmi menyatakan kesiapannya maju dalam pemilihan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat periode 2025-2030.

Pria yang akrab disapa Cak Munir itupun menegaskan misinya. Yakni, mempersatukan kembali PWI yang belakangan diwarnai dinamika kepengurusan, sekaligus mempercepat adaptasi organisasi menuju era digital.

“Bismillah, saya maju untuk membawa PWI kembali bersatu dengan melakukan rekonsiliasi,” ujar Cak Munir, Jumat (1/8).

Sebagai bentuk keseriusannya, mantan Ketua PWI Jawa Timur dua periode itu sudah mulai melakukan komunikasi intensif dengan para wartawan senior di pusat dan daerah. Baik tatap muka maupun daring. Langkah ini ditempuh untuk menggali masukan, membangun jejaring, dan menyiapkan strategi rekonsiliasi menjelang ‘Kongres Persatuan’ PWI yang dijadwalkan digelar akhir Agustus 2025.

“Masukan dari daerah-daerah ini sangat penting sebagai bekal demi kemajuan PWI ke depan,” ungkapnya.

Darah PWI dan Misi Besar

Cak Munir menegaskan tekadnya untuk mengembalikan marwah dan martabat PWI sebagai organisasi pers tertua dan terbesar di Indonesia. “Darah saya PWI. Sepanjang karier jadi wartawan sejak 1991 sampai sekarang, saya selalu menjadi bagian dari PWI,” tegasnya.

Langkah Cak Munir hadir di bursa Ketum PWI menambah panas persaingan. Sejauh ini, tujuh nama kandidat dinilai layak memimpin PWI, antara lain Atal Sembiring Depari (Ketum 2018-2023), Hendry Ch Bangun (Ketum hasil Kongres Bandung 2023), Zulmansyah Sekedang (Ketum versi KLB), Teguh Santosa (Ketum JMSI), Johnny Hardjojo, Rusdy Nurdiansyah, dan Lutfil Hakim, Ketua PWI Jatim yang belakangan muncul sebagai figur penengah.

Wartawan senior Sholahuddin menilai, figur seperti Cak Munir dan Lutfil Hakim (ketua PWI Jawa Timur periode 2021-2026) bisa menjadi jalan tengah di tengah tarik-menarik kepentingan berbagai kubu.

“Beliau-beliau ini memiliki kapasitas kepemimpinan, integritas, dan kemampuan komunikasi yang dibutuhkan untuk membawa PWI ke depan,” ujar mantan wartawan Jawa Pos itu.

Dengan dinamika internal yang semakin menghangat, munculnya sosok pemersatu sekaligus penggerak transformasi digital seperti Cak Munir bisa menjadi kunci untuk mengakhiri polarisasi dan membuka babak baru PWI. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.