Candi Dermo, Gapura Masuk Kadipaten Terung yang Simpan Jejak Kejayaan Majapahit

oleh -6 Dilihat
Candi Dermo 1
Candi Darmo peninggalan era Adipati Terung (Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Jejak kebesaran Kerajaan Majapahit masih tersisa di wilayah Sidoarjo. Salah satu peninggalannya adalah Candi Dermo yang berada di Desa Candinegoro, Kecamatan Wonoayu.

Candi tersebut diyakini dibangun pada masa Adipati Terung sekitar tahun 1353 Masehi. Bangunan ini disebut sebagai gapura atau pintu gerbang masuk Kadipaten Keterungan atau kawasan suci Majapahit. Namun, hingga kini lokasi pusat kawasan suci yang dimaksud belum berhasil ditemukan.

Penjaga situs, Ghozali, mengungkapkan bahwa upaya pelestarian telah dilakukan beberapa kali.

“Pernah dilakukan konservasi beberapa kali untuk mencari dugaan adanya sumuran,” ujarnya saat ditemui di lokasi candi, Minggu (1/3).

Ghozali menjelaskan pengamatan dilakukan untuk menelusuri kemungkinan adanya struktur lain di sekitar bangunan, sekaligus memetakan bentuk arsitektur yang tersisa. Hal itu dilakukan karena sejumlah bagian candi sempat mengalami kerusakan dan terlihat mulai keropos.

Menurut Ghozali, hingga saat ini Candi Dermo masih digunakan masyarakat untuk kegiatan ritual tertentu. Meski menjadi tempat yang disakralkan, situs tersebut juga terbuka untuk umum dan ramai dikunjungi.

“Tujuannya rata-rata sebagai tempat edukasi sejarah. Karena pengunjung kebanyakan dari kalangan pelajar,” tuturnya.

Setiap hari, rata-rata sekitar 200 orang datang ke lokasi ini. Selain menikmati suasana situs bersejarah, pengunjung juga dapat melihat sejumlah batu yang menyerupai pahatan relief di sekitar area candi, yang semakin menguatkan nilai sejarah peninggalan era Majapahit tersebut. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.