Cegah Penyalahgunaan, Hiswana Migas Besuki Perketat Pengawasan Solar Subsidi untuk Petani

oleh -126 Dilihat
IMG 20260116 WA0045
Ilustrasi (AI)

KabarBaik.co – Memasuki masa tanam, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Besuki menginstruksikan seluruh SPBU di wilayahnya untuk memperketat pengawasan terhadap pembelian solar bersubsidi oleh sektor pertanian.

Ketua Bidang Komunikasi Hiswana Migas Besuki Wahyu Prayudi Nugroho menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan distribusi bahan bakar tepat sasaran.

“Sesuai arahan Pertamina, petani memang berhak mendapatkan alokasi solar bersubsidi, khususnya untuk operasional alat dan mesin pertanian (alsintan),” ujar Wahyu, Jumat (16/1).

Pria yang akrab disapa Nuki itu menjelaskan, untuk memperoleh solar subsidi kelompok tani wajib mengikuti prosedur ketat yang melibatkan birokrasi dari tingkat desa hingga dinas terkait.

“Jadi harus ada, surat keterangan desa, rekomendasi Dinas Pertanian dan Sistem QR Code (Barcode),” jelasnya.

“Petugas SPBU hanya akan melayani pembelian jika terdapat barcode resmi dari Dinas Pertanian. Jika datanya tidak sesuai atau tidak membawa barcode, layanan akan ditolak,” imbuh Nuki.

Terkait ketersediaan, ia menyebutkan bahwa kuota bulanan setiap kelompok tani sudah ditentukan oleh Pertamina dan tidak diperkenankan melebihi batas tersebut.

Meski sering mendengar kabar miring soal penyalahgunaan solar subsidi oleh oknum tertentu, Wahyu mengakui pihak SPBU memiliki keterbatasan wewenang.

“Kami sering mendapat informasi mengenai oknum yang menyalahgunakan surat rekomendasi untuk kepentingan di luar pertanian. Namun, wewenang SPBU hanya sebatas mengawasi proses transaksi dan kesesuaian kuota. Di luar itu, pengawasan menjadi ranah Aparat Penegak Hukum (APH),” tambahnya.

Untuk menekan potensi kecurangan, Hiswana Migas Besuki rutin melakukan koordinasi berkala dengan para pemilik dan manajemen SPBU.

“Pertamina dan Hiswana Migas berkomitmen penuh untuk menyalurkan BBM subsidi secara tepat sasaran demi mendukung produktivitas petani,” tutupnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini
Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.