KabarBaik.co – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Husnul Muarif, telah melakukan pemeriksaan terkait langkah pencegahan untuk menangani kemungkinan adanya wabah demam berdarah dengue (DBD). Tindakan ini dilakukan sebelum pelaksanaan penggalian saluran air di daerah Lesanpuro RT 06 RW 03.
Husnul menjelaskan, dalam pemeriksaan tersebut, mereka mencari lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk aedes aegypti. Seperti genangan air yang bisa digunakan nyamuk untuk bertelur dan berkembang menjadi larva, pupa, dan nyamuk dewasa.
“Kita tidak bisa memastikan lokasi perindukan tanpa melakukan survei secara langsung,” jelas Husnul saat ditemui di kantornya, Sabtu (30/8). Untuk mencegah penyebaran DBD, pihaknya bekerja sama dengan posyandu dan puskesmas setempat secara rutin mengadakan edukasi mingguan mengenai penyakit tersebut.
Menurut Husnul, survei mengenai jentik nyamuk juga telah dilakukan di beberapa lokasi untuk mengetahui potensi penyebaran penyakit tersebut. “Kami menargetkan agar angka bebas jentik mencapai minimal 95 persen. Jika di bawah angka tersebut, lokasi masih dapat menjadi sarang bagi nyamuk aedes aegypti,” ucapnya.
Selain melakukan survei jentik, lanjut Husnul, pihak puskesmas juga aktif memberikan informasi kepada masyarakat. Warga diharapkan segera memanfaatkan layanan kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada DBD, seperti demam tinggi, nyeri otot, serta rasa sakit di seluruh tubuh. “Ini penting agar puskesmas bisa melakukan pemeriksaan dan penanganan lebih awal,” pungkasnya. (*)