KabarBaik.co, Blitar – Meningkatnya kegiatan study tour dan perjalanan pelajar di akhir semester disikapi Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar dengan memperketat pengawasan terhadap armada bus pariwisata. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan angkutan rombongan sekolah.
Melalui surat imbauan yang dikirim ke sejumlah sekolah, Dishub meminta pihak sekolah tidak hanya mempertimbangkan harga saat menyewa armada bus. Kondisi kendaraan dan legalitas operasional diminta menjadi perhatian utama sebelum keberangkatan.
Kabid Keselamatan Jalan Dishub Kabupaten Blitar Widhianto, mengatakan pemeriksaan kendaraan penting dilakukan agar perjalanan siswa tetap aman.
“Sekolah harus memastikan kendaraan yang digunakan benar-benar layak jalan. Jangan hanya tergiur tarif murah, tapi mengabaikan faktor keselamatan,” katanya, Senin (4/5).
Tak hanya melalui imbauan administrasi, pengawasan di lapangan juga mulai diperketat. Petugas Dishub melakukan ramp check pada sejumlah armada untuk mengecek kondisi teknis kendaraan, mulai sistem pengereman, lampu kendaraan, hingga masa berlaku uji KIR.
Pemeriksaan dilakukan tidak hanya di terminal, tetapi juga lewat operasi gabungan bersama kepolisian. Dalam operasi tersebut, petugas membawa alat portable ramp check untuk mendeteksi kendaraan yang nekat beroperasi meski tidak memenuhi standar keselamatan.
Menurut Widhianto, keselamatan perjalanan pelajar tidak bisa dibebankan pada satu pihak saja. Perusahaan otobus, pengemudi, hingga sekolah diminta sama-sama aktif melakukan pengawasan.
“Kalau semua saling peduli, potensi kecelakaan bisa ditekan. Kami ingin perjalanan wisata maupun kegiatan sekolah berjalan aman tanpa kendala di jalan,” pungkasnya.(*)







