Cerita Eks ODGJ di Pasuruan yang Kini Produktif Membuat Kerajinan Demi Ketenangan Jiwa

oleh -124 Dilihat
IMG 20260131 WA0001
Eks ODGJ di Pasuruan membuat kerajinan tangan dari bambu. (Foto: Zia Ulhaq)

KabarBaik.co, Pasuruan – Musa Alan Nuril (22) merupakan salah satu dari puluhan penghuni UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras (RSBI) Provinsi Jawa Timur yang berada di Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Kini gangguan jiwanya diakui sudah membaik selama tinggal di tempat rehabilitasi.

Musa mengungkapkan, angklung adalah alat musik tradisional yang sering dia mainkan selama tinggal bersama teman-temannya yang pernah menyandang status eks orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) atau penyandang disabilitas mental.

Pemuda asal Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi itu bercerita, tahun lalu dirinya mengalami halusinasi yang cukup parah. Telinganya sering mendengar suara-suara aneh. “Orang-orang itu melihat saya seperti saya bicara sendiri, ya awal-awal saya ini tidak sadar, sehingga saya ladeni dan mengalami gangguan,” ujar Musa.

Bahkan, Musa mengaku sempat mendapatkan perawatan di RSJ Lawang, Kabupaten Malang, karena dia sering bicara sendiri. “Ya, saya sempat dirawat RSJ Lawang pada 2024, tapi tetap saja suara bisikan suara aneh terjadi dan akhirnya dirawat di sini. Alhamdulillah, berhasil seperti semula,” terangnya.

Di UPT RSBL, selain belajar angklung, Musa juga belajar membuat kerajinan seperti membatik, membuat keranjang bambu, dan lainnya. “Selama ini di sini saya membuat kerajinan, belajar angklung, dan apapun agar lebih produktif,sempat suara aneh terjadi namun saya hiraukan,” imbuhnya.

Saat ini UPT RSBL Pasuruan memiliki 302 penerima manfaat dengan rincian 141 kategori berat dan 161 kategori ringan. Mereka terdiri dari 216 laki-laki dan 86 perempuan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ziaul Haq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.