Cerita Korban Selamat, Detik-detik Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali

oleh -620 Dilihat
Korban selamat tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. (Foto: Ikhwan)

KabarBaik.co – Samsul Hidayat menjadi salah satu korban yang selamat dalam insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, Rabu (2/7) malam kemarin.

Warga Desa Benelan Lor, Kecamatan Kabat, Banyuwangi ini mengaku terombang-ambing di laut sekitar 5 jam sebelum akhirnya ditemukan nelayan.

“Kejadiannya cepat sekali. Cuma tiga menit,” kata Samsul, saat tiba di Posko Pelabuhan Ketapang, Kamis (3/7) sore.

Samsul bercerita peristiwa diawali dengan adanya ombak besar yang menerjang kapal hingga membuat guncangan. Setelahnya kendaraan-kendaraan yang berada di kapal tergeser posisinya.

“Lalu ada gelombang lagi. Mesin langsung mati,” lanjut dia.

Dalam sekejap kapal lalu tenggelam. Ia dan banyak penumpang lain kemudian berhamburan melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.

Waktu itu, Samsul melompat tanpa jaket pelampung. Ia mengaku sempat tersedot ke dalam laut sesaat kapal tenggelam.

Saat badan kapal lenyap di telan lautan, beberapa jaket pelampung terlihat mengambang di perairan. Samsul pun memilih untuk berpegang dengan salah satunya agar tetap mengambang.

Terombang-ambing di lautan, Samsul mencoba untuk tetap bertahan. Sambil berharap pertolongan cepat tiba. Kondisi yang gelap gulita menjadikan moment tersebut terasa amat dramatis.

“Saya itu di tengah laut sama orang-orang (penumpang, Red) lain sekitar lima jam,” aku dia.

Samsul merasa lega saat melihat kapal nelayan melintas di sekitarnya. Saat itu sekitar pukul 05.00 WIB.

“Jam 5 pagi itu, saya ditolong oleh nelayan,” lanjutnya.

Oleh nelayan, Samsul kemudian diangkut ke daratan menuju perairan sekitar Pelabuhan Gilimanuk. Ia pun dievakuasi ke Posko di pelabuhan tersebut sebelum akhirnya dipindahkan ke Pelabuhan Ketapang.

Setelah selamat, Samsul sempat berkontak dengan keluarganya di rumah. Ia meminta keluarga tenang dan tak datang ke posko.

Tujuannya agar keluarga tak terlalu khawatir dan histeris. Samsul memilih untuk pulang sendiri dan berkumpul kembali dengan keluarganya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.