Cuaca Akhir Pekan Jatim Cerah, BMKG: Nelayan Tetap Waspadai Gelombang Tinggi

oleh -122 Dilihat
4fb93470 3c37 43a9 ae5d ec7537e3f393
Prakirawan BMKG Juanda saat menunjukan data cuaca wilayah Jatim. (Foto: Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co, Sidoarjo — Cuaca di daratan Pulau Jawa, khususnya Jawa Timur (Jatim), pada Sabtu (15/8) diprakirakan didominasi kondisi cerah. Meski begitu, hujan ringan masih berpeluang terjadi secara lokal di sejumlah wilayah.

Kondisi cerah tersebut diprakirakan terjadi sejak pagi hingga malam hari. Sementara pada dini hari, sejumlah wilayah berpotensi mengalami kondisi berawan tebal disertai kabut atau asap.

Suhu udara di Jawa Timur diprakirakan berada pada kisaran 12–33 derajat Celsius, dengan kelembapan 40–100 persen. Angin bertiup dari arah timur laut dengan kecepatan 5–33 kilometer per jam.

Berbeda dengan kondisi di daratan, pelaut maupun nelayan yang hendak melintasi perairan utara dan selatan Jawa Timur tetap perlu mewaspadai potensi gelombang tinggi.

Berdasarkan informasi BMKG, tinggi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di sejumlah perairan Jawa Timur pada 15–18 Agustus 2026. Potensi tersebut mencakup Perairan Masalembu, Bawean bagian utara dan selatan, serta Kepulauan Kangean bagian utara.

Gelombang juga berpotensi terjadi di perairan selatan Jawa Timur, meliputi Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, Jember hingga Banyuwangi. Kondisi ini perlu menjadi perhatian bagi nelayan dan pengguna jasa pelayaran.

Karena itu, meski cuaca di daratan terlihat cerah, pelaut dan nelayan diimbau tetap mengecek informasi cuaca dan kondisi gelombang sebelum melaut, terutama saat melintasi perairan utara maupun selatan Jawa Timur.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.