Cuaca Buruk Picu Antrean Kendaraan Menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

oleh -85 Dilihat
Antrean Kendaraan Menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi
Antrean Kendaraan Menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

KabarBaik.co, Banyuwangi – Cuaca buruk di Selat Bali menyebabkan antrean kendaraan mengular hingga sekitar enam kilometer di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Kamis (21/5).

Kepadatan terjadi akibat sejumlah kapal mengalami kesulitan sandar di Pelabuhan Ketapang maupun Pelabuhan Gilimanuk, Bali.

Antrean kendaraan bahkan mencapai kawasan Watu Dodol. Operasional penyeberangan sempat mengalami keterlambatan karena proses bongkar muat kapal tidak berjalan maksimal.

“Cuaca buruk kemarin menimbulkan efek domino, dampaknya masih terasa sampai sekarang,” kata Pengawas Keselamatan dan Keamanan Pelayaran BPTD Satpel Pelabuhan Ketapang, Rahut.

Rahut menjelaskan, cuaca buruk juga masih terjadi pada Kamis pagi. Selain itu, kondisi air surut di dermaga LCM di kedua sisi pelabuhan turut menghambat proses bongkar muat kapal.

Meski demikian, jumlah kapal yang dioperasikan tetap sebanyak 28 unit atau sama seperti hari normal. Pelayanan penyeberangan di Pelabuhan Ketapang kini mulai berangsur normal seiring kondisi cuaca yang membaik.

Sementara itu, Prakirawan BMKG Kantor Layanan Meteorologi Ketapang-Gilimanuk, Yudhi Nugraha Septiadi mengatakan cuaca buruk pada Rabu malam dipicu angin kencang dengan kecepatan mencapai 13 knot disertai gelombang setinggi 0,7 meter.

“Kondisi itu menyebabkan sejumlah kapal kesulitan sandar dan berdampak pada keterlambatan operasional,” kata Yudhi.

BMKG memperkirakan potensi hujan ringan masih berpeluang terjadi hingga beberapa hari ke depan dengan tinggi gelombang mencapai satu meter.

“Untuk Jumat hingga Sabtu masih ada potensi hujan ringan pada sore hari,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.