Cuaca Dingin Ekstrem di Amerika Serikat Tewaskan 7 Orang

oleh -80 Dilihat
2026 01 24T191907Z 1688185129 RC2N7JAKRJ9L RTRMADP 3 USA WEATHER
Sejumlah kru melakukan pencairan es yang menyelimuti sebuah pesawat di Bandara Internasional Nashville, Tennessee, Amerika Serikat, Sabtu (24/1/2026). ANTARA FOTO/USA Today Network via Reuters/Andrew Nelles/bar

KabarBaik.co – Sedikitnya tujuh orang tewas di Amerika Serikat dalam beberapa hari terakhir akibat suhu beku dan badai musim dingin, lapor CNN, di tengah meluasnya salju lebat dan es berbahaya di sebagian besar wilayah selatan dan timur negara itu.

CNN menyusun data korban jiwa terkait cuaca itu dari pernyataan resmi sejumlah negara bagian menyusul peningkatan peringatan keselamatan dan pembatasan aktivitas publik akibat kondisi jalan licin dan gangguan layanan dasar.

Wali Kota Austin, Texas, Kirk Watson mengatakan satu orang meninggal dunia akibat badai, tanpa merinci identitas korban, ketika kota tersebut mengalami suhu ekstrem, hujan es, dan gangguan lalu lintas di sejumlah ruas utama.

Di Louisiana, dua orang meninggal akibat hipotermia selama akhir pekan, CNN melaporkan dengan mengutip data dari departemen kesehatan negara bagian, setelah suhu turun tajam dan pasokan listrik sempat terganggu di beberapa daerah.

Layanan Cuaca Nasional AS (NWS) memperkirakan salju lebat dan lapisan es berbahaya akan meluas dari Texas bagian timur hingga North Carolina, meningkatkan risiko kecelakaan, pemadaman listrik, serta penutupan jalan dan bandara.

NWS juga memperingatkan kombinasi salju, hujan beku, dan angin kencang dapat memperburuk kondisi darurat, terutama di wilayah selatan yang jarang mengalami cuaca musim dingin ekstrem dan memiliki kesiapan infrastruktur terbatas.

Sedikitnya 21 negara bagian telah menetapkan status darurat, memberi kewenangan tambahan kepada pemerintah lokal untuk menutup fasilitas umum, mengerahkan sumber daya, dan meminta bantuan federal bila diperlukan.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut hujan salju tersebut sebagai ‘bersejarah’.

Sebelumnya, lebih dari 130.000 rumah di AS telah mengalami pemadaman listrik hingga Sabtu (24/1) malam akibat badai salju, ungkap data Poweroutage Tracker.

Jumlah pemadaman listrik terbanyak tercatat di Texas dan Louisiana. Lebih dari 100.000 ribu rumah di kedua negara bagian itu mengalami pemadaman. (ANTARA)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.