KabarBaik.co, Nganjuk – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Nganjuk melalui Pos Bantu Pace melakukan dua kali evakuasi ular kayu pada hari Jumat (30/1).
Evakuasi pertama dilakukan pukul 06.40 WIB setelah menerima laporan dari Puskesmas Pace. Dalam laporan itu, ada ular kayu ditemukan berada di ruangan poli umum puskesmas.
Ular itu berpotensi mengganggu pelayanan kesehatan dan membahayakan pasien serta petugas.
“Tim personel siaga 1 Pos Pace bersama penjaga puskesmas segera mendatangi lokasi menggunakan mobil Panther dan proses evakuasi selesai tepat pada pukul 07.10 WIB,” ujar Komandan Regu Pos Bantu Pace, Samuji.
Tak lama kemudian, pukul 12.11 WIB, tim Damkarmat Pace kembali merespon panggilan darurat dari Inez Rahmalia, warga Dusun Mojorejo, Desa Plosoharjo. Dalam laporan disebutkan ada ular kayu di dalam rumahnya.
“Kami tiba di lokasi pada pukul 12.20 WIB, dan menyelesaikan evakuasi pada pukul 12.40,” jelas Samuji
Kepala Damkarmat Nganjuk Imam Ashari mengapresiasi kerja keras dan responsif tim Damkarmat Pos Bantu Pace yang mampu menangani dua kasus evakuasi reptil dalam satu hari.
“Hal ini menunjukkan bahwa sistem siaga kami berjalan dengan baik, dan personel selalu siap memberikan layanan terbaik untuk masyarakat kapan saja,” ujarnya.
Di musim penghujan seperti sekarang ini ular sering muncul karena habitat alaminya terganggu atau mencari sumber makanan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang jika menemukan reptil di sekitar lingkungan, jangan mencoba menanganinya sendiri, dan segera hubungi nomor darurat Damkarmat agar dapat ditangani oleh petugas yang terlatih,” jelasnya
Kedua evakuasi tersebut menjadi bukti komitmen Damkarmat Nganjuk dalam melindungi keselamatan masyarakat dari berbagai ancaman, termasuk hewan yang berpotensi membahayakan. (*)






